Saham Bank Rebound 3 Hari Beruntun, Analis: Masih Teknikal

IB
Ibtihal

Editor: Mazroh Atul Jannah

Minggu, 05 Juli 2026
Saham Bank Rebound 3 Hari Beruntun, Analis: Masih Teknikal
Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: BeritaSatu)

JAKARTA – Saham sektor perbankan kembali melanjutkan tren positif pada penutupan perdagangan Jumat (3/7/2026). 

Pergerakan ini sejalan dengan rebound Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi selama tiga hari beruntun setelah sempat menyentuh level 5.643 pada 30 Juni lalu.

Meskipun demikian, kenaikan tersebut dinilai masih bersifat teknikal dan belum menandakan adanya pembalikan tren. Seluruh saham bank berkapitalisasi besar berhasil ditutup di zona hijau.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memimpin kenaikan dengan menguat 4,37% ke Rp 6.050. 

Disusul oleh PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang naik 2,82% ke Rp 4.010, serta PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang menguat 2,52% ke Rp 3.250.

Selain itu, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatatkan kenaikan 0,74% ke harga Rp 2.710, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menguat 3,55% ke Rp 1.750. 

Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi, menyatakan bahwa penguatan ini terjadi saat kinerja saham perbankan secara year to date (YTD) masih berada di zona negatif.

"Positif tapi masih dalam konteks YTD yang negatif," sebagaimana dilansir dari sumber berita. 

Menurut Wafi, rebound ini didorong oleh kombinasi beberapa faktor, yakni technical rebound usai kondisi oversold ekstrem, efek musiman Juli yang historisnya positif, hingga masuknya dana asing secara selektif ke saham BBCA dan BMRI.

Walau begitu, arus dana asing secara keseluruhan masih belum memberikan dukungan yang kuat. 

Investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 17 miliar, dengan BBRI menjadi saham yang paling banyak dilepas melalui net sell senilai Rp 252 miliar.

Wafi menilai kondisi tersebut menunjukkan investor asing hanya melakukan rotasi portofolio secara selektif, bukan menandakan berakhirnya tren arus keluar dana asing dari pasar saham Indonesia. Penguatan juga dirasakan oleh saham bank lapis kedua dan bank digital.

Saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) melonjak 5,96%, sementara BRIS naik 3,55%. Kenaikan keduanya melampaui empat bank besar secara persentase, yang dipandang sebagai catch-up rally setelah sempat terkoreksi lebih dalam.

Meskipun rebound pekan ini membawa sentimen positif, Wafi mengingatkan bahwa masih terlalu dini untuk menyimpulkan adanya pembalikan tren. 

Pasar masih memerlukan konfirmasi berupa kelanjutan arus masuk dana asing pada perdagangan pekan depan agar prospek saham perbankan dapat dinilai lebih optimistis.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua