Kurs Rupiah Hari Ini Jumat, 10 Juli 2026 Dibuka Menguat Tajam

IB
Ibtihal

Editor: Mazroh Atul Jannah

Jumat, 10 Juli 2026
Kurs Rupiah Hari Ini Jumat, 10 Juli 2026 Dibuka Menguat Tajam
Ilustrasi rupiah terhadap dolar (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Mata uang garuda mencatatkan apresiasi nilai terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal sesi perdagangan hari Jumat (10/7/2026). 

Bersandarkan pada data pasar spot Bloomberg pukul 09.05 WIB, nilai tukar rupiah dibuka melaju naik sebesar 45 poin (0,25%) menuju posisi Rp 18.083 per dolar AS. Di pihak lain, indeks dolar AS terpantau melorot 0,17% menuju area 100.731.

Sebagai catatan, pada sesi penutupan perdagangan Kamis (9/7/2026) sebelumnya, nilai tukar rupiah sempat ambruk cukup dalam sebesar 114 poin (0,63) ke posisi Rp 18.128 per dolar AS.

Laju penguatan rupiah ini terjadi di saat mata uang yen Jepang tengah mengalami tekanan berat hingga terlempar ke level terendah dalam kurun waktu 40 tahun terakhir, yang memicu kewaspadaan para pelaku pasar atas kemungkinan adanya langkah intervensi dari pihak berwenang di Jepang.

Mata uang negara sakura tersebut terpantau melorot ke level 162,36 per dolar AS.

"Meskipun risiko intervensi tetap menjadi pertimbangan taktis utama, kami berpendapat bahwa tanpa perubahan latar belakang makro fundamental; imbal hasil obligasi AS yang lebih tinggi dalam jangka waktu lama, risiko resesi yang rendah, dan kekhawatiran fiskal yang masih ada di Jepang , yen kemungkinan akan terus melemah secara stabil dalam beberapa bulan mendatang," kata analis di Goldman Sachs, dikutip dari US News, Jumat (10/7/2026)

Sementara itu, untuk pergerakan mata uang global lainnya, nilai euro merangkak naik tipis 0,02% menuju posisi $ 1,1433 per dolar AS. 

Nilai poundsterling Inggris juga terangkat 0,03% ke level US$ 1,3413 per dolar AS dan diproyeksikan bakal membukukan penguatan sebesar 0,45% untuk sepanjang pekan ini.

Di samping itu, dolar Australia ditransaksikan pada level US$ 0,6939, sedangkan pergerakan dolar Selandia Baru merosot lalu berbalik naik sebesar 0,08% ke level US$ 0,5759 atas dolar AS.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua