Patroli Presisi Pastikan Keamanan Distribusi BBM di SPBU Martandu Kendari
JAKARTA - Ketersediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi salah satu faktor krusial dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat. Menyadari hal tersebut, jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari terus meningkatkan pengawasan terhadap objek vital yang berkaitan langsung dengan kepentingan publik, salah satunya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Sebagai langkah konkret, Tim Patroli Presisi Satuan Samapta (Sat Samapta) Polresta Kendari melaksanakan patroli dialogis di SPBU Martandu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, pada Senin (26/01/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran distribusi BBM agar tetap sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas di tengah masyarakat.
Patroli ini juga menjadi bentuk kehadiran negara melalui institusi kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di lokasi pelayanan publik dengan tingkat mobilitas tinggi.
Instruksi Kapolresta Tingkatkan Pengawasan Objek Vital
Pelaksanaan patroli dialogis di SPBU Martandu merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolresta Kendari yang menekankan pentingnya kehadiran polisi secara aktif di tengah masyarakat. SPBU menjadi salah satu fokus pengamanan karena berpotensi menimbulkan kerawanan, terutama saat terjadi lonjakan kebutuhan BBM yang dapat memicu antrean panjang.
Dengan kehadiran personel di lapangan, diharapkan potensi gangguan keamanan, konflik antar pengguna, maupun praktik penyimpangan distribusi BBM dapat dicegah sejak dini. Selain itu, patroli ini juga bertujuan menjaga kenyamanan masyarakat yang sedang mengakses layanan pengisian bahan bakar.
Pemantauan Langsung Seluruh Jenis BBM
Dalam kegiatan patroli tersebut, personel Sat Samapta melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas pengisian berbagai jenis BBM. Mulai dari BBM penugasan dan subsidi seperti Pertalite dan Solar, hingga BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Dexlite, seluruh proses distribusi diawasi secara menyeluruh.
Petugas memastikan bahwa pengisian BBM dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku serta tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan, penimbunan, maupun praktik kecurangan lainnya. Pemantauan ini juga dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok BBM tetap aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Kambu dan sekitarnya.
Dialog Humanis dengan Operator dan Pengendara
Berbeda dari patroli penindakan, patroli dialogis ini mengedepankan pendekatan humanis. Personel Sat Samapta berinteraksi langsung dengan operator SPBU serta para pengendara yang tengah mengantre BBM. Melalui dialog tersebut, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat.
Fokus utama interaksi ini adalah memastikan distribusi BBM berjalan sesuai aturan, tidak ada praktik penimbunan, serta stok BBM dalam kondisi mencukupi. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan agar masyarakat tetap tertib selama antrean dan mematuhi standar keselamatan di area SPBU.
Imbauan yang disampaikan antara lain kewajiban mematikan mesin kendaraan saat pengisian, tidak menggunakan ponsel, serta menjaga jarak aman demi menghindari risiko kecelakaan atau kebakaran.
“Kehadiran kami di SPBU Martandu adalah untuk memberikan rasa aman baik bagi pengelola SPBU maupun masyarakat pelanggan. Kami ingin memastikan tidak ada praktik kecurangan maupun potensi konflik dalam antrean BBM,” ujar salah satu personel di lapangan.
Situasi Kondusif dan Stok BBM Tercukupi
Berdasarkan hasil pemantauan selama patroli berlangsung, aktivitas pengisian BBM di SPBU Martandu terpantau berjalan dengan tertib dan lancar. Tidak ditemukan antrean panjang yang meluber hingga ke badan jalan, sehingga arus lalu lintas di jalur utama sekitar SPBU tetap terkendali dan tidak mengalami kemacetan.
Selain itu, stok BBM untuk berbagai jenis, seperti Pertalite, Solar, Pertamax, dan Dexlite, dilaporkan tersedia dalam jumlah yang memadai. Kondisi ini memberikan kepastian bagi masyarakat bahwa kebutuhan BBM dapat terpenuhi tanpa hambatan.
Hingga kegiatan patroli berakhir, situasi di area SPBU Martandu dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif, tanpa adanya gangguan keamanan maupun keluhan dari masyarakat pengguna layanan.
Komitmen Polresta Kendari Jaga Stabilitas Distribusi BBM
Pihak Polresta Kendari menegaskan bahwa patroli dialogis di objek vital seperti SPBU akan terus dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk mencegah praktik-praktik ilegal yang dapat merugikan masyarakat serta berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi daerah.
Dengan pengawasan yang intensif dan pendekatan yang humanis, Polresta Kendari berharap tercipta rasa aman, nyaman, dan kepercayaan masyarakat terhadap proses distribusi BBM. Kehadiran aparat kepolisian diharapkan tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan bersama.