Layanan Kesehatan Gratis dari Relawan TCK Kemenkes untuk Warga di Huntara

Layanan Kesehatan Gratis dari Relawan TCK Kemenkes untuk Warga di Huntara
Kamis, 29 Januari 2026 | 14:33:57 WIB

JAKARTA – Setelah bencana yang melanda, Kementerian Kesehatan RI melalui Relawan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di hunian sementara (huntara).

Tim TCK Kemenkes Batch II, yang terjun langsung ke lokasi, memberikan layanan kesehatan gratis dengan pendekatan langsung di fasilitas kesehatan huntara, memastikan warga yang terdampak mendapatkan perawatan yang diperlukan.

Pelayanan Kesehatan Terpadu di Lokasi Huntara

Tim TCK Kemenkes mengimplementasikan sistem pelayanan kesehatan menetap, yang memungkinkan mereka memberikan layanan secara berkelanjutan di klinik yang sudah disiapkan di kawasan huntara. Pelayanan ini dirancang untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan yang umum dialami oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang telah tinggal dan bekerja di lokasi tersebut dalam waktu yang cukup lama.

Menurut dr. Yuliana Nur Islami, seorang dokter relawan yang bertugas, mayoritas pasien yang datang adalah pekerja yang sudah beraktivitas di lapangan sekitar huntara selama lebih dari sebulan.

Mereka mengeluhkan berbagai masalah kesehatan seperti batuk, pilek, nyeri tenggorokan, serta pegal-pegal otot. Keluhan-keluhan tersebut sebagian besar berhubungan dengan kondisi fisik mereka yang bekerja di lapangan dengan paparan debu dan cuaca yang tidak menentu.

Keluhan Kesehatan yang Sering Ditemui di Kalangan Pekerja

Sebagian besar keluhan yang dihadapi para pekerja di sekitar huntara berfokus pada gejala penyakit saluran pernapasan atas. Batuk, pilek, dan radang tenggorokan menjadi keluhan umum. Selain itu, efek dari bekerja di luar ruangan menyebabkan pegal-pegal otot dan kelelahan fisik yang juga banyak dikeluhkan oleh para pekerja.

"Sangat wajar jika pekerja yang sudah beraktivitas cukup lama di lapangan mulai merasakan keluhan seperti ini, terutama dalam kondisi lingkungan yang masih belum sepenuhnya mendukung kenyamanan," ungkap dr. Yuliana.

Upaya Promotif dan Preventif untuk Masyarakat

Selain memberikan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan, relawan TCK Kemenkes juga menjalankan program promotif dan preventif. Warga dan pekerja di sekitar huntara diberikan berbagai obat sesuai dengan indikasi medis, termasuk vitamin C, obat cacing, serta pembagian masker untuk mengurangi risiko infeksi saluran pernapasan. Program ini bertujuan untuk menjaga kesehatan warga dan mencegah penularan penyakit yang dapat berkembang di lingkungan hunian sementara.

Meningkatnya Kesadaran Masyarakat terhadap Layanan Kesehatan

Keberadaan layanan kesehatan gratis di huntara mulai membuahkan hasil. Masyarakat sekitar huntara yang sebelumnya kurang terbiasa dengan layanan kesehatan gratis kini mulai menyadari pentingnya memanfaatkan fasilitas tersebut. Banyak warga yang terkejut karena mereka bisa mendapatkan pelayanan medis yang lengkap dan nyaman tanpa biaya.

"Saya sangat terkejut karena ternyata bisa mendapatkan pelayanan medis yang nyaman dan lengkap di sini tanpa biaya. Ini sangat membantu sekali bagi saya dan keluarga," kata salah satu warga yang memanfaatkan layanan kesehatan.

Manfaat Langsung yang Dirasakan Masyarakat dan Pekerja

Iskandar, seorang pekerja yang tinggal di huntara, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas keberadaan relawan TCK Kemenkes. Ia mengaku sangat terbantu dengan layanan kesehatan yang diberikan di lokasi, terutama karena ia merasa kesulitan untuk mencari fasilitas kesehatan lainnya di sekitar lokasi kerja.

"Saya sudah bekerja sekitar 10 hari di sini dan merasa batuk pilek serta radang tenggorokan. Dengan adanya klinik TCK Kemenkes, saya bisa berobat tanpa harus jauh-jauh pergi. Dokter memberikan obat dan menyarankan untuk banyak minum air hangat. Saya sangat terbantu dengan adanya layanan ini," ujar Iskandar.

Mendukung Pemulihan Pasca-Bencana melalui Layanan Kesehatan

Dengan adanya layanan kesehatan terpadu yang disediakan oleh relawan TCK Kemenkes, diharapkan kondisi kesehatan warga dan pekerja di huntara dapat tetap terjaga, sehingga proses pemulihan pascabencana bisa berjalan optimal.

Kementerian Kesehatan RI juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama masa transisi ini, agar masyarakat dapat segera kembali bangkit dan memulai kehidupan baru.Kementerian Kesehatan RI terus berkomitmen untuk mendukung masyarakat yang terdampak bencana dengan pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan gratis.

Layanan kesehatan ini bukan hanya berupa pengobatan, tetapi juga upaya preventif agar masyarakat terhindar dari berbagai penyakit yang dapat berkembang di kawasan huntara.

Reporter: Ekhwanessa Bagus Aldhiansyah