RUPS Tahunan BNI 2025 Akan Digelar Secara Daring pada Maret 2026

RUPS Tahunan BNI 2025 Akan Digelar Secara Daring pada Maret 2026
Jumat, 30 Januari 2026 | 15:19:45 WIB

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) telah mengumumkan bahwa Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2025 akan dilaksanakan secara daring pada Senin, 9 Maret 2026.

Langkah ini sejalan dengan upaya BNI untuk mempermudah partisipasi pemegang saham dalam rapat tanpa harus hadir secara fisik, memungkinkan lebih banyak pemegang saham untuk terlibat dalam keputusan perusahaan.

RUPS ini merupakan agenda tahunan penting yang memberikan kesempatan bagi pemegang saham untuk menerima laporan kinerja BNI selama setahun terakhir, membahas kebijakan korporasi, serta menentukan arah perusahaan ke depan. Pemegang saham BNI yang tercatat dalam daftar pemegang saham berhak mengikuti rapat tersebut.

Pemanggilan RUPS dan Ketentuan Pemegang Saham yang Berhak Hadir

Pemanggilan RUPST Tahun Buku 2025 akan diumumkan pada Jumat, 13 Februari 2026. Pengumuman ini akan dilakukan melalui beberapa platform, termasuk fasilitas eASY.KSEI, situs web Bursa Efek Indonesia, dan situs resmi perusahaan di www.bni.co.id.

Pemegang saham yang memiliki hak untuk hadir dalam rapat ini adalah mereka yang namanya terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada Kamis, 12 Februari 2026, pukul 16.00 WIB. BNI juga memberikan kesempatan kepada pemegang saham untuk mengajukan usulan mata acara rapat dengan batas waktu hingga Jumat, 6 Februari 2026.

Usulan ini harus disampaikan secara tertulis kepada Direksi perusahaan, dan hanya berlaku bagi pemegang saham Seri A Dwiwarna atau mereka yang mewakili minimal 1/20 dari jumlah saham dengan hak suara yang sah.

Proses Pengajuan Usulan Mata Acara Rapat

BNI membuka peluang bagi pemegang saham untuk memberikan kontribusi terhadap agenda rapat dengan mengusulkan mata acara tertentu. Pengajuan ini dapat dilakukan oleh pemegang saham Seri A Dwiwarna atau oleh satu atau lebih pemegang saham yang memiliki paling sedikit 1/20 dari jumlah saham dengan hak suara.

Namun, BNI menegaskan bahwa usulan mata acara rapat harus memenuhi beberapa ketentuan penting. Usulan tersebut harus dilakukan dengan itikad baik, berfokus pada kepentingan perusahaan, serta perlu dipertimbangkan untuk keputusan RUPST yang mempengaruhi arah kebijakan perusahaan. Selain itu, setiap usulan juga harus disertai dengan alasan yang jelas dan bahan-bahan terkait yang mendukung usulan tersebut, serta tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku maupun anggaran dasar perusahaan.

Fasilitas eASY.KSEI untuk Kemudahan Partisipasi Pemegang Saham

Sebagai bagian dari proses digitalisasi, RUPST Tahun Buku 2025 akan dilaksanakan melalui platform daring menggunakan fasilitas eASY.KSEI. BNI mengimbau semua pemegang saham untuk memanfaatkan teknologi ini dengan cara hadir secara elektronik atau memberikan kuasa secara elektronik (e-proxy).

Fasilitas ini akan tersedia sejak tanggal pemanggilan rapat dan dapat diakses hingga satu hari sebelum pelaksanaan rapat. Dengan cara ini, pemegang saham dapat dengan mudah berpartisipasi meski tidak hadir secara fisik.

BNI juga berharap bahwa penggunaan fasilitas eASY.KSEI akan semakin mempermudah proses rapat, mempercepat administrasi, dan meminimalisir kendala logistik. Ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk menerapkan teknologi terkini dalam semua aspek operasionalnya, termasuk dalam penyelenggaraan rapat tahunan perusahaan.

Kinerja Saham BBNI Terbaru: Pergerakan Harga dan Tren Pasar

Menanggapi situasi pasar, harga saham BNI (BBNI) tercatat mengalami penurunan 0,45% pada Kamis, 29 Januari 2026, dengan harga saham mencapai Rp 4.420 per lembar. Namun, meskipun terjadi penurunan pada hari itu, dalam periode sebulan terakhir, saham BNI mengalami kenaikan sebesar 3,76%. Kenaikan ini menunjukkan adanya optimisme investor terhadap prospek jangka panjang BNI, meskipun kondisi pasar yang masih volatile.

Dengan menggelar RUPST secara daring, BNI tidak hanya memberikan kemudahan kepada pemegang saham untuk berpartisipasi, tetapi juga menunjukkan keseriusan dalam menciptakan sistem yang transparan dan efisien. Ini sejalan dengan visi perusahaan untuk terus mengembangkan dan memperkuat tata kelola perusahaan yang baik serta menjaga hubungan yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan.

Penutupan: Komitmen BNI dalam Tata Kelola Perusahaan yang Baik

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan BNI yang akan diselenggarakan pada 9 Maret 2026 menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga transparansi, keterbukaan, dan kemudahan akses bagi para pemegang saham. BNI memastikan bahwa meskipun rapat ini dilakukan secara daring, seluruh pemegang saham dapat tetap aktif berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan yang krusial bagi masa depan perusahaan.

Dengan terus mendorong digitalisasi dalam proses bisnisnya, BNI tidak hanya meningkatkan efisiensi tetapi juga memberikan ruang bagi lebih banyak pemegang saham untuk terlibat secara langsung dalam pembangunan perusahaan. Melalui langkah ini, BNI semakin mengokohkan posisinya sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia yang berkomitmen terhadap pertumbuhan jangka panjang dan tata kelola perusahaan yang berintegritas.

Reporter: Ekhwanessa Bagus Aldhiansyah