Kerja Sama UNIB dan BKKBN Bengkulu Tingkatkan Kualitas SDM Aparatur Kependudukan

Kerja Sama UNIB dan BKKBN Bengkulu Tingkatkan Kualitas SDM Aparatur Kependudukan
Senin, 02 Februari 2026 | 08:22:27 WIB

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu (UNIB) telah menjalin kerja sama strategis dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Bengkulu.

Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur di bidang kependudukan, melalui program pendidikan lanjutan. Dalam hal ini, FISIP UNIB dipercaya untuk memberikan akses kepada aparatur BKKBN untuk mengikuti Program Pascasarjana (S2) Magister Kesejahteraan Sosial.

Kerja Sama Strategis untuk Penguatan SDM Aparatur

Menurut Dekan FISIP UNIB, Prof. Sugeng Suharto, kerja sama ini adalah bentuk nyata dari kontribusi perguruan tinggi dalam mempersiapkan aparatur yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga adaptif dan berdaya saing. Prof. Sugeng menyatakan bahwa pendidikan yang diberikan harus memiliki dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih baik.

"Kami mengapresiasi kepercayaan BKKBN Provinsi Bengkulu kepada FISIP UNIB. Ini adalah bentuk nyata komitmen kami untuk menghasilkan SDM aparatur yang dapat menjawab tantangan masa depan," ujar Prof. Sugeng di Bengkulu, Kamis (29/1/2026).

Kesesuaian Program dengan Kebutuhan Tantangan Kependudukan

Kerja sama ini juga difokuskan pada penguatan kapasitas dan kompetensi aparatur BKKBN di bidang kependudukan dan pembangunan keluarga. Mengingat isu-isu kependudukan yang semakin kompleks di daerah, penguatan SDM aparatur menjadi hal yang sangat penting. Prof. Sugeng menambahkan, pendidikan lanjutan akan mempersiapkan para aparatur dengan kemampuan analisis dan pemahaman kebijakan yang mendalam, sesuai dengan kompetensi yang diperlukan di lapangan.

Pendidikan Lanjutan sebagai Investasi Jangka Panjang

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Zamhari, turut memberikan dukungan penuh terhadap kerja sama ini. Ia menilai, kolaborasi antara BKKBN dan UNIB ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas SDM BKKBN, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan terkait kependudukan dan pembangunan keluarga.

"Pembukaan kelas kerja sama ini merupakan investasi jangka panjang bagi peningkatan kompetensi pegawai BKKBN. Melalui pendidikan lanjutan, kami berharap para pegawai dapat memiliki kemampuan analisis dan kebijakan yang lebih kuat dalam menjalankan program kependudukan," ujar Zamhari.

Peran Perguruan Tinggi dalam Pengembangan SDM Aparatur

Prof. Sugeng mengungkapkan bahwa kerja sama ini sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak, sebuah program yang mengedepankan kontribusi perguruan tinggi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur.

Dalam hal ini, perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan dampak nyata kepada masyarakat. Dengan adanya pendidikan lanjutan bagi aparatur BKKBN, diharapkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik semakin meningkat.

Prof. Sugeng juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM aparatur, agar dapat menjawab berbagai isu terkait kependudukan dan pembangunan keluarga yang semakin kompleks. "Aparatur yang berkualitas akan lebih mampu menyelesaikan masalah di tingkat lokal dengan pemahaman yang lebih baik mengenai kebijakan-kebijakan yang ada," jelas.

Menghadapi Tantangan dan Membuka Peluang

Ke depan, kerja sama ini dipandang sebagai peluang besar untuk meningkatkan kualitas SDM aparatur, sehingga dapat lebih responsif terhadap berbagai permasalahan yang ada di masyarakat. Dengan latar belakang akademis yang lebih kuat, diharapkan aparatur BKKBN mampu merumuskan kebijakan yang lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing.

"Kerja sama ini akan terus kami kembangkan dan harapannya, SDM yang dilahirkan dapat membawa dampak positif bagi pembangunan daerah, khususnya dalam mengatasi isu kependudukan dan keluarga," kata Zamhari.

Sebagai kesimpulan, kerja sama antara UNIB dan BKKBN Provinsi Bengkulu merupakan langkah yang sangat positif dalam mengatasi tantangan kependudukan yang semakin kompleks di daerah.

Dengan pendidikan lanjutan yang diberikan, diharapkan aparatur BKKBN akan semakin kompeten dan siap menghadapi dinamika pembangunan keluarga dan kependudukan yang terus berkembang.

Reporter: Ekhwanessa Bagus Aldhiansyah