Garuda Indonesia Gelar GUTF Dua Ribu Dua Puluh Enam Targetkan Transaksi Miliaran
JAKARTA - Maskapai pembawa bendera bangsa, Garuda Indonesia, kembali mempertegas dominasinya di pasar penerbangan religi dengan meluncurkan Garuda Indonesia Umrah Travel Fair (GUTF) 2026. Mengusung filosofi bahwa perjalanan ibadah dimulai sejak niat tulus diucapkan, pameran ini resmi dibuka di Atrium Mal Kota Kasablanka, Jakarta, sebagai titik awal rangkaian promosi besar-besaran bagi calon jemaah di seluruh Indonesia.
Bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai mitra perbankan resmi, GUTF 2026 hadir sebagai solusi terpadu bagi masyarakat yang merindukan perjalanan ke Tanah Suci. Perhelatan ini bukan sekadar pameran dagang, melainkan jembatan bagi para calon jemaah untuk mendapatkan akses transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau dengan standar layanan maskapai bintang lima.
Filosofi Perjalanan Suci Dan Target Transaksi Setengah Triliun Rupiah
Pembukaan GUTF 2026 ditandai dengan upacara peresmian yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Direktur Pelayanan Haji Khusus dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI Tuti Rianingrum, Direktur Niaga Garuda Indonesia Reza Aulia Hakim, serta Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy. Kehadiran para petinggi ini menunjukkan betapa strategisnya acara ini dalam ekosistem logistik dan transportasi religi nasional.
Reza Aulia Hakim menjelaskan bahwa tema "Perjalanan Suci Dimulai dari Sini" memiliki makna mendalam bagi Garuda Indonesia. "Tema 'Perjalanan Suci Dimulai dari Sini' kami maknai bahwa ibadah umrah tidak dimulai saat pesawat lepas landas, melainkan sejak niat ditetapkan, persiapan dilakukan, dan keyakinan ditumbuhkan. Di titik awal inilah Garuda Indonesia berkomitmen untuk hadir menjadi mitra perjalanan yang terpercaya, dari awal hingga akhir," tuturnya.
Optimisme Garuda Indonesia dalam ajang ini terlihat dari target ambisius yang dicanangkan. Perusahaan membidik nilai transaksi mencapai Rp520 miliar dengan menyediakan sedikitnya 40 ribu kursi penerbangan khusus untuk kebutuhan umrah dan haji plus. Melalui penawaran harga tiket yang kompetitif serta kemudahan pembiayaan, Garuda yakin animo masyarakat akan sangat tinggi.
Ekspansi Penawaran Di Tiga Kota Besar Dan Skema Harga Spesial
Jakarta hanyalah langkah awal. Kesuksesan GUTF 2026 dipastikan akan menjangkau jemaah di wilayah tengah dan timur Indonesia melalui pelaksanaan serentak di Mall Ratu Indah, Makassar, serta Pakuwon City Mall, Surabaya, pada tanggal 6 hingga 8 Februari 2026. Ekspansi ini dilakukan untuk memberikan kesempatan yang merata bagi masyarakat di luar ibu kota untuk menikmati promo serupa.
Dalam ajang ini, Garuda Indonesia menawarkan struktur harga yang sangat menarik untuk rute Jeddah pulang-pergi (PP). Calon jemaah dapat membawa pulang tiket kelas ekonomi mulai dari Rp14,1 juta, sementara bagi mereka yang menginginkan kenyamanan ekstra di kelas bisnis, tersedia harga mulai dari Rp34,1 juta. Periode perjalanan yang ditawarkan pun sangat fleksibel, yakni mencakup keberangkatan hingga Januari 2027.
Reza menambahkan, "Melalui GUTF 2026, kami menghadirkan berbagai penawaran khusus dan nilai tambah eksklusif, mulai dari harga tiket, paket perjalanan, hingga kemudahan pembiayaan berbasis syariah. Seluruh penawaran ini kami rancang untuk memberikan lebih banyak pilihan terbaik bagi masyarakat, sekaligus memudahkan persiapan perjalanan ibadah tanpa mengurangi esensi kekhusyukan."
Sinergi Perbankan Syariah Dan Fasilitas Pembiayaan Eksklusif Nasabah
Dukungan Bank Syariah Indonesia (BSI) memberikan nilai tambah yang signifikan dalam pameran ini. Nasabah BSI dimanjakan dengan berbagai program loyalitas dan keringanan biaya yang sulit ditemukan di tempat lain. Salah satu daya tarik utama adalah potongan diskon hingga Rp7,5 juta serta fasilitas cicilan 0% hingga 24 bulan bagi pemegang BSI Hasanah Card.
Tak hanya itu, pengunjung juga bisa menikmati diskon hingga Rp1 juta dengan menggunakan BSI Debit Card berlogo VISA. Bagi masyarakat yang baru ingin bergabung, tersedia program bebas biaya tahunan (Free Annual Fee) hingga 5 tahun untuk pengajuan BSI Hasanah Card selama pameran berlangsung, ditambah welcome bonus hingga Rp500 ribu.
BSI juga memfasilitasi kebutuhan dana segar melalui Mitraguna Online, sebuah layanan pembiayaan berbasis payroll dengan limit hingga Rp300 juta melalui platform Byond by BSI. Sinergi ini diharapkan dapat mempermudah aspek finansial jemaah, sehingga mereka dapat lebih fokus pada persiapan mental dan spiritual sebelum berangkat ke Baitullah.
Proyeksi Pertumbuhan Penumpang Dan Optimisme Industri Penerbangan Religi
Penyelenggaraan GUTF 2026 merupakan kelanjutan dari tren positif yang dicapai Garuda Indonesia pada tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, maskapai ini berhasil melayani lebih dari 530 ribu penumpang umrah, sebuah lonjakan sebesar 37 persen dibandingkan tahun 2024. Untuk tahun 2026, Garuda Indonesia menargetkan pertumbuhan penumpang di segmen ini sebesar 11 persen.
"Sepanjang tahun 2025, Garuda Indonesia melayani lebih dari 530 ribu penumpang umrah, meningkat sekitar 37 persen dibandingkan tahun 2024. Dengan optimalisasi kesiapan alat produksi, Garuda Indonesia menargetkan pertumbuhan penumpang umrah menjadi 11 persen di tahun 2026 ini," ungkap Reza Aulia Hakim.
Pertumbuhan ini menjadi bukti bahwa kualitas layanan, keselamatan, dan ketepatan waktu penerbangan tetap menjadi pertimbangan utama masyarakat Indonesia dalam memilih maskapai. Dengan trafik angkutan menuju Tanah Suci yang mencatatkan pertumbuhan hingga 40%, Garuda Indonesia yakin bahwa kehadiran GUTF di tiga kota besar ini akan mengoptimalkan peluang pasar yang ada.
Menutup keterangannya, Reza berharap inisiatif ini membawa manfaat luas. “Kiranya pelaksanaan GUTF ini tidak hanya akan dapat memperluas pangsa pasar Umrah Garuda Indonesia, namun diharapkan juga dapat membawa kebermanfaatan seluas-luasnya bagi masyarakat khususnya dalam mendapatkan kemudahan akses atas perjalanan ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah.”