DPRD Kaltim Dorong Fakultas Olahraga Unmul Demi Peningkatan Prestasi Atlet Daerah

DPRD Kaltim Dorong Fakultas Olahraga Unmul Demi Peningkatan Prestasi Atlet Daerah
Rabu, 04 Februari 2026 | 09:10:55 WIB

JAKARTA - Kalimantan Timur tengah bersiap melakukan lompatan besar dalam dunia olahraga dengan mengintegrasikan prestasi lapangan ke dalam dunia akademik. 

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur secara resmi memberikan dukungan penuh terhadap rencana pendirian Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) di Universitas Mulawarman (Unmul). 

Langkah strategis ini bukan sekadar penambahan unit baru di kampus, melainkan upaya sistematis untuk memutus rantai krisis tenaga pendidik sekaligus menjaga agar talenta atlet terbaik Bumi Etam tidak lari ke luar daerah.

Rekomendasi bersejarah ini lahir dari audiensi strategis yang mempertemukan pemangku kepentingan legislatif, eksekutif, dan akademisi di Gedung E Lantai 1 Kantor DPRD Kaltim, Samarinda, pada Senin, 2 Februari 2026. 

Pertemuan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pengembangan olahraga di Kaltim kini memasuki fase industrialisasi ilmu pengetahuan yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Urgensi Akademik Sebagai Solusi Atasi Krisis Tenaga Pendidik Olahraga

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Muhammad Darlis Pattalongi, menjadi salah satu sosok yang paling lantang menyuarakan bahwa pendirian FIK adalah kebutuhan mendesak. 

Dalam audiensi yang dihadiri oleh anggota Komisi IV lainnya seperti Agus Aras, Syahariah Mas’ud, dan Damayanti, Darlis memaparkan realita pahit mengenai minimnya tenaga ahli di sekolah-sekolah.

Ia menegaskan bahwa Kalimantan Timur saat ini masih mengalami krisis tenaga pendidik olahraga yang signifikan di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA/SMK. 

Tanpa adanya fakultas khusus di universitas terbesar di Kaltim, kebutuhan guru olahraga berkualitas akan terus bergantung pada pasokan dari luar daerah atau diisi oleh tenaga yang tidak linier dengan latar belakang ilmunya. 

Kehadiran FIK di Unmul diharapkan menjadi pabrik bagi para profesional yang akan membina generasi muda Kaltim sejak dini.

Menyelamatkan Potensi Atlet SKOI Agar Tidak Pindah ke Luar Daerah

Salah satu alasan emosional sekaligus rasional di balik dukungan DPRD adalah masa depan para lulusan Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim. Setiap tahunnya, SKOI melahirkan sekitar 40 atlet dengan prestasi yang membanggakan. 

Namun, ironisnya, ketersediaan pendidikan tinggi S1 keolahragaan di Kalimantan Timur belum mampu mengimbangi potensi besar para atlet tersebut.

Kondisi ini memaksa banyak atlet untuk mencari pendidikan tinggi di luar daerah, yang pada akhirnya sering kali berujung pada perpindahan domisili dan membela provinsi lain dalam ajang kompetisi nasional.

Plt Kepala Dispora Kaltim, Muhammad Faisal, yang hadir bersama Sekretaris Dispora Sri Wartini, menegaskan bahwa tanpa FIK, Kaltim berisiko kehilangan aset manusianya.

Faisal menjelaskan bahwa atlet membutuhkan institusi yang memahami dunia mereka, yang fleksibel namun tetap berkualitas dalam menyiapkan masa depan setelah mereka tidak lagi aktif bertanding.

Fakultas Olahraga Unmul dianggap sebagai solusi konkret untuk memberikan wadah pendidikan yang relevan, memastikan karier akademik dan karier atletik mereka berjalan beriringan tanpa harus meninggalkan kampung halaman.

Optimalisasi Eks-Fasilitas PON 2008 Melalui Riset Ilmu Keolahragaan

Selain faktor manusia, aspek infrastruktur juga menjadi pertimbangan utama. Kalimantan Timur memiliki kekayaan sarana dan prasarana olahraga yang sangat memadai, yang merupakan peninggalan dari perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2008. 

Sayangnya, aset-aset megah tersebut dinilai belum dimanfaatkan secara optimal karena ketiadaan institusi akademik yang mampu mengelolanya secara profesional.

Darlis berharap, dengan adanya Fakultas Olahraga Unmul, sarana tersebut bisa lebih fungsional, produktif, dan berkelanjutan. FIK bukan hanya akan menggunakan fasilitas tersebut sebagai tempat praktik, tetapi juga sebagai laboratorium riset untuk mengembangkan sport science. 

Dengan sentuhan akademis, fasilitas eks-PON 2008 diharapkan tidak lagi menjadi "monumen" yang sepi, melainkan pusat pengembangan ilmu keolahragaan yang mampu menghasilkan inovasi dalam pelatihan dan manajemen olahraga modern.

Sinergi Lintas Sektoral Untuk Mengembalikan Kejayaan Olahraga Kaltim

Pertemuan tersebut juga menjadi ajang penyatuan visi antara pihak kampus dan pemerintah. Unmul yang diwakili oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. H. Moh. Bahzar, M.Si., serta Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Prof. Dr. Susilo, M.Pd., menyambut positif dukungan penuh dari legislatif dan eksekutif. 

Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat proses administrasi dan teknis yang telah dirintis sejak tahun 2023.Tujuan akhirnya sangat jelas mengembalikan kejayaan olahraga Kalimantan Timur di level nasional. 

Darlis menyoroti adanya penurunan prestasi olahraga Kaltim dalam beberapa tahun terakhir dan meyakini bahwa kehadiran fakultas ini akan menjadi katalisator kebangkitan tersebut.

Mendukung hal itu, Plt Kepala Dispora Kaltim Muhammad Faisal mendesak agar tim yang telah dibentuk bekerja lebih aktif guna mempercepat proses pendirian. 

Dukungan ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memajukan sektor olahraga tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga dari sisi intelektual dan kesejahteraan atlet di masa depan. Dengan terbentuknya FIK, Kaltim siap menjadi pusat keunggulan olahraga di Indonesia bagian timur.

Reporter: Ekhwanessa Bagus Aldhiansyah