Inovasi Baru Massiv Thunder EV Solusi Aki Khusus Mobil Listrik Pertama Indonesia
JAKARTA - Selama ini, perbincangan mengenai masa depan kendaraan listrik atau Battery Electric Vehicle (BEV) hampir selalu didominasi oleh isu kapasitas baterai utama bertegangan tinggi.
Namun, di balik kemegahan baterai besar tersebut, terdapat komponen kecil yang sering kali terlupakan namun memiliki peran yang sangat krusial dalam operasional harian, yakni aki 12 volt.
Komponen inilah yang sebenarnya menghidupkan sistem hiburan, pencahayaan, hingga modul kontrol yang memastikan kendaraan dapat berjalan.
Memasuki awal Februari 2026, sebuah terobosan penting muncul untuk menjawab tantangan tersebut. Massiv, produsen aki terkemuka, secara resmi meluncurkan Thunder EV. Produk ini bukan sekadar aki biasa, melainkan aki 12V khusus mobil listrik pertama di Indonesia yang hadir dengan 4 pilihan spesifikasi dan teknologi stabil untuk BEV.
Melalui PT Wacana Prima Sentosa, Massiv menawarkan jawaban bagi para pemilik mobil listrik yang selama ini masih mengandalkan aki rancangan mobil konvensional yang secara teknis kurang relevan dengan karakteristik mesin listrik.
Pentingnya Peran Aki 12 Volt Dalam Menopang Ekosistem Kendaraan Listrik
Banyak orang yang belum menyadari bahwa tanpa aki 12 volt, sebuah mobil listrik tercanggih sekalipun tidak akan bisa beroperasi secara optimal. Tanpa aki ini, berbagai fitur dasar seperti lampu, sistem audio, layar infotainment, hingga modul kontrol kendaraan tidak akan bekerja dengan semestinya.
Sayangnya, selama ini banyak kendaraan listrik masih menggunakan aki yang pada dasarnya dirancang untuk mobil konvensional, sehingga efisiensi dan daya tahannya tidak maksimal.
Melihat celah tersebut, Massiv menghadirkan solusi yang berbeda dengan merancang Thunder EV sejak dari tahap konsep. Direktur PT Wacana Prima Sentosa, Austin Wanandi, menyampaikan bahwa Thunder EV lahir dari kebutuhan nyata di lapangan, seiring meningkatnya populasi mobil listrik nasional.
“Kami ingin menghadirkan aki yang sejak awal memang dirancang untuk karakter kendaraan listrik, bukan hanya sekadar adaptasi dari aki mobil konvensional,” jelas Austin Wanandi.
Langkah ini menandai era baru di mana komponen pendukung mobil listrik mulai terspesialisasi secara teknis.
Teknologi Penstabil Tegangan Yang Dirancang Khusus Mengikuti Karakter Mobil Listrik
Salah satu tantangan teknis dalam mobil listrik adalah pengelolaan arus listrik dari baterai utama ke sistem tegangan rendah. Sistem kelistrikan mobil listrik memiliki pola kerja yang berbeda dibanding kendaraan bermesin pembakaran.
Arus dari baterai utama harus dikelola secara presisi sebelum dialirkan ke sistem bertegangan rendah agar tidak merusak komponen elektronik sensitif.
Massiv Thunder EV dikembangkan dengan teknologi khusus untuk menjaga suplai tegangan tetap stabil. Dengan arus yang konsisten, perangkat elektronik di dalam mobil dapat bekerja lebih aman sekaligus membantu sistem manajemen daya kendaraan beroperasi lebih efisien.
Chief Public Relation Officer PT Wacana Prima Sentosa, Tumenggung Prabowo, menegaskan bahwa kehadiran Thunder EV dimaksudkan sebagai alternatif yang relevan bagi pengguna BEV di Indonesia.
“Pengguna mobil listrik di Indonesia mengalami peningkatan dari waktu ke waktu dan kehadiran aki Massiv Thunder EV dapat menjadi solusi pilihan bagi pengguna BEV untuk mendapatkan aki didedikasikan untuk mobil listrik,” ujar Tumenggung Prabowo.
Keunggulan Material Khusus Untuk Performa Tangguh Di Segala Kondisi Cuaca
Ketangguhan sebuah aki sangat bergantung pada formula material di dalamnya. Diproduksi oleh PT Trimitra Baterai Prakasa, Thunder EV dibekali dengan peningkatan spesifikasi sel baterai.
Menurut Direktur Operasionalnya, Gede Oka Yunihartawan, aki ini menggunakan formula material khusus yang membuat proses pengisian daya lebih mudah dan tidak membebani baterai utama kendaraan.
Pengurangan beban ini sangat penting untuk menjaga agar daya jangkau mobil listrik tidak berkurang hanya karena proses pengisian aki 12 volt yang tidak efisien.
Selain itu, material sel baterai telah ditingkatkan dengan konduktor berdaya hantar tinggi dan kapasitas besar, sehingga daya tahan aki lebih panjang.
Hasil pengujian internal menunjukkan Thunder EV memiliki performa Depth of Discharge hingga dua kali lebih baik dibanding aki biasa, dengan efisiensi sekitar 20 persen lebih optimal. Kinerjanya juga tetap stabil pada suhu ekstrem, baik panas maupun dingin, yang menjadikannya sangat andal untuk digunakan di iklim tropis seperti Indonesia.
Empat Varian Spesifikasi Dengan Konsep Bebas Perawatan Yang Ekonomis
Memahami gaya hidup pengguna mobil listrik yang modern dan praktis, Massiv Thunder EV mengusung tipe Maintenance Free (MF).
Artinya, pengguna tidak perlu melakukan perawatan rutin seperti pengecekan air aki secara berkala. Hal ini sangat memudahkan karena pengguna cukup memasang aki dan menggunakannya tanpa rasa khawatir.
Meski merupakan produk khusus yang didedikasikan untuk teknologi mutakhir, Massiv memastikan produk ini tetap dipasarkan dengan harga yang rasional bagi konsumen.
Untuk mencakup berbagai jenis kendaraan listrik yang beredar di tanah air, Massiv langsung meluncurkan empat pilihan spesifikasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan ruang dan daya masing-masing model mobil listrik, yakni:
Massiv Thunder EV B20AEV-38
Massiv Thunder EV B24AEV-46
Massiv Thunder EV D44AEV-50
Massiv Thunder EV CMF60AEV-65
Melalui peluncuran Thunder EV, Massiv menegaskan komitmennya untuk ikut membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Inovasi ini dimulai dari komponen yang sering luput dari perhatian, namun memiliki peran yang sangat vital dalam memastikan kelancaran transisi energi di sektor transportasi nasional.