Langkah Terjal Crystal Palace Gantikan Marc Guehi Lewat Perburuan Joel Ordonez

Langkah Terjal Crystal Palace Gantikan Marc Guehi Lewat Perburuan Joel Ordonez
Rabu, 04 Februari 2026 | 14:13:21 WIB

JAKARTA - Bursa transfer musim dingin selalu menjadi panggung penuh tekanan, di mana setiap detik sangat berarti bagi klub-klub yang ingin menambal lubang di skuad mereka. 

Jendela transfer Januari menuntut reaksi cepat dan keputusan strategis, terutama saat tim harus kehilangan pilar utamanya secara tiba-tiba. Inilah realita pahit yang sedang dialami oleh Crystal Palace. 

Setelah resmi melepas kapten sekaligus tembok pertahanan mereka, Marc Guehi, ke Manchester City dengan nilai transfer mencapai £20 juta, The Eagles kini terjebak dalam misi sulit untuk menemukan pengganti yang sepadan sebelum tenggat waktu berakhir.

Kepergian Guehi sebenarnya sudah bisa diprediksi mengingat sisa kontraknya yang tinggal enam bulan di Selhurst Park. Namun, mencari sosok pemimpin di lini belakang tidak semudah membalikkan telapak tangan. 

Guehi bukan sekadar pemain; ia adalah ruh pertahanan Palace. Kehilangan bek timnas Inggris ini telah meninggalkan celah menganga yang kini membuat manajer Oliver Glasner harus memutar otak lebih keras demi menjaga stabilitas tim di kompetisi kasta tertinggi Inggris.

Krisis Lini Belakang yang Mengancam Posisi Crystal Palace

Kondisi pertahanan Crystal Palace saat ini berada dalam level yang mengkhawatirkan. Keterbatasan opsi pemain bertahan memaksa Oliver Glasner melakukan improvisasi ekstrem dengan memasang gelandang Jefferson Lerma sebagai bek tengah darurat. 

Langkah ini menjadi sinyal jelas bahwa stok pemain bertahan berkualitas di Selhurst Park sangat menipis. Harapan sempat tertuju pada Chadi Riad, namun bek tengah tersebut baru saja pulih dari cedera ACL jangka panjang, sehingga belum bisa dibebani tanggung jawab penuh sebagai starter reguler.

Minimnya kedalaman skuad kian terlihat saat Palace menghadapi Nottingham Forest baru-baru ini. Di bangku cadangan, hanya ada nama remaja Jaydee Canvot yang minim pengalaman profesional. 

Dengan posisi klub yang terus merosot di tabel klasemen Liga Primer, kebutuhan akan bek yang memiliki kombinasi kualitas dan pengalaman menjadi urgensi yang tidak bisa ditawar lagi. Kehilangan Marc Guehi ke Manchester City di pertengahan musim seolah menjadi garam di atas luka bagi publik Selhurst Park.

Joel Ordonez Jadi Rebutan Antara Liverpool dan Crystal Palace

Di tengah upaya keras mencari bek baru, radar Crystal Palace tertuju pada satu nama berbakat di Liga Belgia: Joel Ordonez. Bek tengah milik Club Brugge asal Ekuador ini telah menjadi salah satu properti panas di pasar transfer Januari. 

Menariknya, Palace bukan satu-satunya peminat dari Liga Inggris. Liverpool, di bawah arahan Arne Slot, juga dilaporkan sempat memantau Ordonez secara intensif sebagai antisipasi peremajaan lini belakang mereka.

Ketertarikan Liverpool terhadap bek baru sangat berdasar. Kontrak Ibrahima Konate yang mulai mendekati masa akhir dan usia Virgil van Dijk yang akan menginjak 35 tahun pada Juli mendatang membuat The Reds harus mulai mencari suksesor. 

Terlebih lagi, rekrutan musim panas mereka, Giovanni Leoni, harus absen hingga akhir musim akibat cedera serius saat melakoni laga debut. Laporan intelijen transfer sempat menyebut Liverpool berada di posisi terdepan untuk mendapatkan Ordonez, mengalahkan persaingan dari Chelsea.

Ambisi Besar Palace Menikung Peluang di Tengah Mundurnya Liverpool

Dinamika bursa transfer berubah seketika saat Liverpool memutuskan untuk mengalihkan fokus mereka. Raksasa Merseyside tersebut dikabarkan telah mencapai kesepakatan senilai £60 juta untuk memboyong bek internasional Prancis U-21, Jeremy Jacquet, pada musim panas mendatang. 

Keputusan Liverpool ini secara otomatis membuka jalan bagi Crystal Palace untuk melancarkan serangan demi mengamankan jasa Ordonez tanpa gangguan dari tim asuhan Arne Slot.

Melihat kesempatan emas ini, Palace bergerak cepat dengan melayangkan tawaran resmi. Namun, ambisi besar tersebut langsung menemui tembok tebal. Berdasarkan laporan dari The Athletic, Club Brugge secara tegas menolak tawaran yang diajukan oleh The Eagles. 

Angka yang disodorkan Palace dianggap masih jauh di bawah valuasi yang ditetapkan klub asal Belgia tersebut. Media setempat, Het Laatste Nieuws, mengklaim bahwa tawaran yang diajukan Palace sebenarnya sudah menyentuh angka fantastis, yakni €40 juta.

Valuasi Tinggi dan Kontrak Panjang Sang Bintang Ekuador

Penolakan Club Brugge bukan tanpa alasan yang kuat. Joel Ordonez saat ini tercatat memiliki nilai pasar sekitar €28 juta menurut data Transfermarkt. Namun, statusnya sebagai pemain kunci dan kontrak baru yang baru saja ia tandatangani pada September lalu membuatnya menjadi aset yang sangat mahal. 

Ordonez terikat kontrak dengan Brugge hingga tahun 2029, sebuah durasi panjang yang memberikan posisi tawar sangat kuat bagi klub pemiliknya.

Perpanjangan kontrak tersebut merupakan bentuk apresiasi Brugge atas performa impresif Ordonez selama dua musim terakhir di kompetisi domestik maupun Eropa. Bagi para pengamat di NextSport, Ordonez dinilai sebagai salah satu bek muda dengan prospek paling cerah di benua biru saat ini. 

Meskipun Liverpool telah mengalihkan target ke Jeremy Jacquet, Crystal Palace tetap harus bekerja ekstra keras. Jika mereka benar-benar ingin mendaratkan bek berbakat ini ke London Selatan, manajemen Palace kemungkinan besar harus merogoh kocek lebih dalam untuk meluluhkan hati Club Brugge di sisa waktu bursa transfer ini.

Reporter: Ekhwanessa Bagus Aldhiansyah