DPRD Lombok Tengah Bentuk Dua Pansus Bahas 4 Ranperda Investasi Berkualitas

DPRD Lombok Tengah Bentuk Dua Pansus Bahas 4 Ranperda Investasi Berkualitas
Rabu, 25 Februari 2026 | 10:38:18 WIB

JAKARTA - Langkah strategis diambil oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lombok Tengah dalam memperkuat payung hukum pembangunan daerah melalui pembentukan dua Panitia Khusus (Pansus). Pembentukan struktur ini bertujuan untuk melakukan bedah mendalam terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang telah diajukan oleh pihak eksekutif kepada legislatif. Fokus utama dari regulasi baru ini adalah menciptakan iklim investasi yang lebih berkualitas serta memiliki kepastian hukum yang jelas bagi para penanam modal.

Bupati Lombok Tengah secara eksplisit menekankan bahwa arah kebijakan daerah kini lebih condong pada penarikan investasi yang mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan. Penataan regulasi ini dipandang sangat mendesak mengingat posisi Lombok Tengah yang semakin strategis di kancah nasional maupun internasional, terutama dengan keberadaan kawasan ekonomi khusus. Melalui sinergi antara legislatif dan eksekutif, diharapkan empat instrumen hukum ini dapat segera disahkan guna mempercepat akselerasi pembangunan di Bumi Tatas Tuhu Trasna.

Peran Strategis Pansus Dalam Mematangkan Regulasi Investasi Daerah

DPRD Lombok Tengah telah menyepakati pembagian tugas melalui dua Pansus yang masing-masing akan mengampu pembahasan Ranperda secara spesifik dan teknis. Pembentukan Pansus ini merupakan respons cepat legislatif terhadap kebutuhan daerah dalam menyusun regulasi yang adaptif terhadap perubahan zaman dan dinamika ekonomi. Anggota dewan yang tergabung dalam tim ini dituntut untuk bekerja secara teliti agar peraturan yang dihasilkan tidak berbenturan dengan aturan di tingkat pusat.

Pansus tersebut akan melakukan kajian mendalam terhadap draf yang diajukan, termasuk meninjau aspek sosiologis dan dampak lingkungan dari setiap poin aturan. Fokus pembicaraan juga akan mencakup bagaimana aturan ini bisa memudahkan masuknya investor tanpa mengabaikan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat lokal. Harapannya, kerja Pansus dapat menghasilkan produk hukum yang komprehensif sehingga investasi yang masuk benar-benar bersifat inklusif bagi kesejahteraan rakyat di Lombok Tengah.

Visi Bupati Dalam Menarik Investasi Berkualitas Untuk Lombok Tengah

Bupati Lombok Tengah dalam keterangannya menegaskan bahwa daerahnya tidak hanya sekadar mengejar kuantitas penanam modal yang masuk ke wilayahnya. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa setiap investasi yang masuk memiliki standar kualitas yang tinggi serta mampu menyerap tenaga kerja lokal secara maksimal. Oleh karena itu, usulan empat Ranperda tersebut dirancang untuk memfilter serta memberikan arah yang jelas bagi setiap calon investor yang datang.

Investasi yang berkualitas diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan pendapatan asli daerah secara signifikan. Bupati juga berkomitmen untuk menciptakan sistem birokrasi yang lebih efisien dan transparan melalui dukungan regulasi yang sedang digodok di dewan. "Kita fokus untuk menarik investasi berkualitas guna mendorong percepatan ekonomi masyarakat di Lombok Tengah," tegas Bupati dalam penyampaian resminya terkait kebijakan tersebut.

Detail Empat Ranperda Yang Menjadi Fokus Pembahasan Legislatif

Empat Rancangan Peraturan Daerah yang diajukan mencakup berbagai sektor krusial mulai dari penataan ruang hingga pengelolaan sumber daya alam daerah. Salah satu poin penting dalam Ranperda tersebut adalah mengenai kemudahan perizinan yang tetap menjaga kelestarian lingkungan serta kearifan lokal masyarakat setempat. Legislatif ingin memastikan bahwa landasan hukum ini nantinya tidak hanya menguntungkan pihak luar, tetapi juga memperkuat posisi tawar pelaku ekonomi lokal.

Pembahasan di tingkat Pansus akan sangat dinamis karena melibatkan berbagai perspektif dari masing-masing fraksi yang ada di gedung DPRD. Setiap poin dalam draf Ranperda akan diuji keabsahannya serta relevansinya terhadap kebutuhan pembangunan jangka panjang kabupaten Lombok Tengah. Ketelitian dalam penyusunan kalimat per kalimat dalam regulasi ini menjadi kunci untuk menghindari adanya celah hukum yang bisa merugikan daerah di masa depan.

Harapan Sinergitas Antara Legislatif Dan Eksekutif Demi Kemajuan Daerah

Kerja sama yang solid antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menjadi modal utama dalam menuntaskan agenda legislasi ini tepat waktu. Kedua belah pihak menyadari bahwa keterlambatan dalam penetapan peraturan daerah dapat menghambat momentum pertumbuhan ekonomi yang saat ini sedang dalam tren positif. Semangat yang diusung dalam pembentukan dua Pansus ini adalah semangat kebersamaan demi mewujudkan visi pembangunan yang telah disepakati bersama.

Masyarakat Lombok Tengah diharapkan turut mengawal proses pembahasan ini agar aspirasi mereka dapat terakomodasi dalam produk hukum yang dihasilkan. Kehadiran investasi berkualitas memang menjadi idaman, namun keseimbangan dengan aspek sosial budaya masyarakat tidak boleh dikesampingkan sedikit pun. Dengan disahkannya empat Ranperda tersebut nantinya, Lombok Tengah diharapkan menjadi magnet investasi yang paling kompetitif dan berwibawa di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Reporter: Ekhwanessa Bagus Aldhiansyah