Kemenag Makassar Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Quran Pegawai Melalui Program Tahsinul Quran

Kemenag Makassar Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Quran Pegawai Melalui Program Tahsinul Quran
Rabu, 25 Februari 2026 | 14:27:14 WIB

JAKARTA - Kantor Kementerian Agama Kota Makassar mengawali momentum suci bulan Ramadhan dengan fokus pada peningkatan kualitas spiritual para pegawainya. Langkah strategis ini diwujudkan melalui pembukaan kegiatan Tahsinul Al-Quran yang dilaksanakan secara khidmat di Mushalla Al-Ikhlas. Inisiatif tersebut bertujuan untuk memastikan setiap aparatur sipil negara di lingkungan Kemenag memiliki kemampuan membaca kitab suci dengan tajwid yang benar.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya sistematis untuk memperdalam pemahaman terhadap firman Tuhan. Para peserta terlihat antusias mengikuti bimbingan dari para instruktur yang kompeten di bidangnya masing-masing. Melalui program ini, Kemenag Makassar berharap nilai-nilai Al-Quran dapat terinternalisasi lebih dalam pada setiap pribadi pegawai selama menjalankan ibadah puasa.

Komitmen Memperbaiki Kualitas Bacaan Ayat Suci Selama Bulan Suci

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar menekankan bahwa kefasihan dalam melafalkan ayat suci merupakan sebuah keharusan bagi setiap insan beriman. Beliau menyatakan bahwa bulan Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melakukan perbaikan diri, termasuk dalam aspek literasi Al-Quran. Oleh karena itu, kurikulum tahsin ini disusun sedemikian rupa agar mudah dipahami oleh seluruh jenjang staf.

Suasana di Mushalla Al-Ikhlas tampak dipenuhi energi positif saat para pegawai mulai melantunkan ayat-ayat suci secara bergantian. Setiap peserta mendapatkan koreksi langsung mengenai makhraj dan panjang pendek bacaan agar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Transformasi kualitas bacaan ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi mereka dalam memimpin kegiatan keagamaan di masyarakat nantinya.

Kehadiran Tokoh Penting dalam Pembukaan Kegiatan Tahsinul Al-Quran Makassar

Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan serta para penyuluh agama yang bertugas sebagai pendamping selama proses pembelajaran berlangsung. Kehadiran para tokoh ini memberikan motivasi tambahan bagi seluruh pegawai untuk bersungguh-sungguh dalam memperbaiki setiap huruf yang mereka ucapkan. Kebersamaan dalam belajar ini juga mempererat tali silaturahmi antar pegawai di lingkungan Kemenag Kota Makassar.

Sesuai dengan laporan yang diterima, kegiatan ini akan dilaksanakan secara berkala sepanjang hari kerja di bulan Ramadhan. Struktur pengajaran dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil guna memastikan setiap individu mendapatkan perhatian yang cukup dari pembimbing. Pola pengajaran yang interaktif ini terbukti efektif dalam mempercepat pemahaman peserta mengenai teknik dasar hingga lanjutan dalam membaca Al-Quran.

Pesan Strategis Kakan Kemenag Mengenai Keutamaan Belajar Al-Quran

Dalam sambutannya, Kakan Kemenag menyampaikan bahwa program ini adalah bagian dari implementasi program kerja yang bernafaskan nilai religiusitas tinggi. Beliau berpesan agar seluruh peserta tidak merasa malu untuk belajar meskipun sudah berusia dewasa atau memiliki jabatan tinggi. Semangat "Ramadhan Mubarak" menjadi tema besar yang menaungi seluruh rangkaian kegiatan pengembangan kapasitas spiritual ini.

Kutipan penting dari pimpinan menegaskan bahwa pelayanan publik yang baik bermula dari hati yang bersih dan pikiran yang tenang. Membaca Al-Quran dengan benar dipercaya mampu memberikan ketenangan batin yang akan berdampak positif pada kinerja pegawai sehari-hari. Dengan demikian, program tahsin ini memiliki korelasi langsung dengan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat di Kota Makassar.

Harapan Besar bagi Transformasi Karakter Pegawai Melalui Literasi Quran

Output yang diharapkan dari agenda ini adalah lahirnya generasi pegawai yang tidak hanya cerdas secara administrasi, tetapi juga fasih secara religi. Kemenag Makassar menargetkan adanya perubahan signifikan pada kemampuan baca tulis Al-Quran bagi mereka yang sebelumnya masih merasa kurang. Dokumentasi kegiatan memperlihatkan keseriusan pihak penyelenggara dalam mengelola setiap sesi agar berlangsung dengan maksimal.

Sebagai penutup, seluruh rangkaian acara pembukaan diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan seluruh aparatur dalam menjalankan tugas negara. Ramadhan tahun ini diproyeksikan menjadi tonggak pencapaian baru dalam pembinaan karakter berbasis keagamaan di instansi tersebut. Kemenag Kota Makassar berkomitmen untuk terus mengawal program serupa agar menjadi budaya kerja yang berkelanjutan di masa depan.

Reporter: Ekhwanessa Bagus Aldhiansyah