Harga Minyak Mentah Naik, Indeks Energi S&P 500 Tumbuh 2,3 Persen
JAKARTA – Indeks energi S&P 500 naik 2,3 persen hari ini seiring meningkatnya harga minyak mentah.
Futures minyak mentah Brent naik 2,7 persen menjadi $93,93 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 3,14 persen menjadi $90,97 per barel.
Harga minyak meningkat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa negaranya akan kembali menjatuhkan sanksi keras terhadap Iran hari ini.
Harga juga mendapat dukungan dari data yang menunjukkan penurunan stok minyak mentah AS yang lebih besar dari perkiraan.
Perusahaan energi besar Chevron (NYSE:CVX) naik 2,5 persen dan Exxon Mobil (NYSE:XOM) menguat 1,8 persen.
Devon Energy (NYSE:DVN) melonjak 6,6 persen, menjadi salah satu saham dengan kenaikan persentase tertinggi di indeks energi.
Perusahaan ini juga mendapat dorongan dari proyeksi produksi 2026 yang dirilis pada akhir Selasa malam setelah rampungnya merger dengan Coterra Energy.
APA Corp (NASDAQ:APA) naik 4,7 persen, ConocoPhillips (NYSE:COP) menguat 3,6 persen, dan Marathon Petroleum (NYSE:MPC) bertambah 3,5 persen.
Perusahaan layanan ladang minyak SLB (NYSE:SLB) naik sekitar 1 persen. Di antara perusahaan pengilangan, Phillips 66 (NYSE:PSX) naik 3,1 persen dan Valero Energy (NYSE:VLO) menguat 2,8 persen.