IHSG Hari Ini 10 Juli 2026 Berpotensi Menguat ke 6.203, Cek Sahamnya

ilustrasi Mengamati Pergerakan Saham (foto: ist)
Penulis: Ibtihal
Jumat, 10 Juli 2026 | 09:31:55 WIB

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memiliki kans untuk meneruskan laju penguatannya guna menguji rentang 6.083-6.203 pada sesi perdagangan hari ini, Jumat (10/7/2026). Beberapa saham seperti BUVA, ICBP, KLBF, dan VKTR kini masuk dalam radar pilihan para analis.

Tim Analis MNC Sekuritas memaparkan bahwa IHSG berakhir menguat 0,67% menuju level 5.912 pada sesi perdagangan Kamis (9/7/2026). 

Laju penguatan tersebut dibarengi oleh hadirnya volume pembelian pasca indeks sempat menyentuh titik koreksi minimal di kisaran 5.840. 

Berdasarkan analisis teknikal, MNC Sekuritas memproyeksikan posisi IHSG saat ini tengah berada di bagian dari wave b dari wave (b) dari wave iv dalam skenario hitam, sehingga tetap membuka peluang penguatan dalam jangka pendek.

"Hal tersebut berarti IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji area 6.083-6.203. Namun, cermati area koreksi pada level 5.752-5.797," tulis Tim Analis MNC Sekuritas dalam riset harian, Jumat (10/7/2026).

Untuk aktivitas perdagangan hari ini, titik support IHSG diperkirakan berada di posisi 5.486 dan 5.317. Di sisi lain, titik resistance berada di angka 6.007 dan 6.286. 

Adapun jajaran saham yang direkomendasikan oleh MNC Sekuritas pada perdagangan hari ini mencakup BUVA, ICBP, KLBF, dan VKTR.

Di samping itu, dinamika pergerakan IHSG pada sesi perdagangan sebelumnya juga disokong oleh aksi beli bersih investor asing terhadap sederet saham di sektor nikel, perbankan, serta energi, walaupun secara akumulatif mereka masih membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp259,36 miliar di seluruh pasar.

Merujuk pada data IPOT, saham Merdeka Battery Materials (MBMA) menjadi target utama pemodal asing dengan catatan nilai beli bersih menembus Rp257,3 miiliar. 

Selanjutnya, investor asing turut membukukan aksi beli bersih pada saham Bank Mandiri (BMRI) senilai Rp87,5 miliar, Bank Central Asia (BBCA) Rp47,1 miliar, Rukun Raharja (RAJA) Rp40,5 miliar, serta Darma Henwa (DEWA) Rp40,5 miliar.

Aktivitas akumulasi pada MBMA tersebut bergulir selaras dengan apresiasi harga saham perseroan sebesar 3,77% menuju level Rp496. Sementara itu, saham DEWA bergerak melesat hingga 11,41% ke angka Rp332.

Secara umum, IHSG ditutup menguat 0,67% ke posisi 5.912,44 usai bergerak dinamis di kisaran 5.839,67 sampai 5.912,44. Kendati demikian, pemodal asing masih merealisasikan distribusi pada beberapa saham dengan kapitalisasi besar. 

Saham Bintang Mitra Semestaraya (BMSR) mencatatkan penjualan bersih terbesar senilai Rp193,2 miliar, disusul oleh Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp191,4 miiliar, Mitra Adiperkasa (MAPI) Rp129,9 miiliar, Astra International (ASII) Rp51,6 miiliar, dan Bukalapak.com (BUKA) sebesar Rp44 miliar.

Reporter: Ibtihal