Resmi IPO, Saham Rans Entertainment (RANS) Langsung ARA

Direktur Utama RANS, Nagita Slavina Mariana. (Dokumentasi IDX/BEI)
Penulis: Ibtihal
Jumat, 10 Juli 2026 | 10:47:46 WIB

JAKARTA - PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) secara resmi menjadi emiten ketujuh yang melantai di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (10/7). 

Pada transaksi perdana di pasar modal, saham RANS terpantau melonjak hingga mengenai batas auto rejection atas (ARA). Nilai saham RANS melambung 34,12% atau bertambah 58 poin menuju posisi Rp 228 per lembar saham. 

Lewat hajatan besar ini, RANS sukses mengumpulkan dana segar berkisar Rp 429,25 miliar yang bakal dialokasikan demi menyokong sejumlah kebutuhan strategis.

Berdasarkan rencana penyerapan dana IPO, perusahaan menjatahkan sekitar 6,98% untuk pelunasan dini atas semua pokok pinjaman kepada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). 

Lalu, sekitar 18,64% bakal dialokasikan selaku belanja modal atau capital expenditure demi memuluskan agenda ekspansi bisnis berupa proyek pembangunan destinasi rekreasi serta edukasi bertajuk Cipungland.

Seterusnya, porsi sebesar 37,61% dari perolehan dana IPO akan dimanfaatkan RANS guna membiayai pengeluaran operasional alias operational expenditure dalam pergelaran konser musik di rentetan wilayah Indonesia. 

Selain itu, porsi dana IPO sebesar 8,15% diniatkan RANS untuk mendirikan satu unit usaha baru bersama rekanan strategis, yakni PT Global Teknologi, demi memacu lini bisnis inovasi digital berbasis AI.

Selanjutnya, kisaran 19,80% akan dipakai RANS dalam rangka penetrasi bisnis lewat pencatokan kepemilikan saham di PT Rans Kosmetika Indonesia yang memegang jenama Slavina. 

Sementara untuk bagian modal IPO selebihnya bakal dikucurkan RANS guna menyuntikkan modal kepada perusahaan anak dalam bentuk investasi modal saham.

Menilik pada rapor keuangannya, RANS membukukan angka omzet senilai Rp 353,37 miliar sepanjang tahun 2025, atau terkoreksi 13,91% jika dikomparasikan dengan torehan di tahun sebelumnya yang menyentuh Rp 410,49 miliar. 

Beriringan dengan penyusutan omzet, pos keuntungan bersih tahun berjalan ikut mengalami penurunan. Di sepanjang tahun 2025, perolehan laba RANS tercatat di angka Rp 56,68 miliar, alias merosot 41,59% dari pencapaian tahun 2024 yang mampu menembus Rp 97,06 miliar.

Reporter: Ibtihal