Meningkatkan Kualitas Produk UMKM Desa Tamiajeng dengan Logo, Branding, dan Kemasan

EK
Kamis, 29 Januari 2026
Meningkatkan Kualitas Produk UMKM Desa Tamiajeng dengan Logo, Branding, dan Kemasan
Meningkatkan Kualitas Produk UMKM Desa Tamiajeng dengan Logo, Branding, dan Kemasan

JAKARTA - Dalam upaya meningkatkan kualitas dan daya saing produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mahasiswa dari Program Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Universitas Airlangga (UNAIR) menjalankan sebuah inisiatif yang fokus pada pemberian desain logo dan kemasan produk di Desa Tamiajeng, Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Kegiatan ini, yang dilaksanakan pada 21 Januari 2026, bertujuan untuk membantu pelaku UMKM agar produk mereka memiliki identitas yang jelas dan menarik, sekaligus meningkatkan nilai jual yang lebih kompetitif di pasar.

Kegiatan ini juga melibatkan perangkat desa dan sejumlah pelaku UMKM yang bergerak di berbagai sektor usaha, seperti produk pangan dan produk pakai. Dengan melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari program kerja mereka, kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi praktis bagi UMKM tetapi juga memperkenalkan mereka pada pentingnya elemen branding yang efektif.

Kegiatan Branding dan Packaging: Langsung ke Sumber Produksi UMKM

Mahasiswa BBK 7 UNAIR melakukan pendekatan langsung kepada pelaku UMKM dengan mengunjungi masing-masing tempat produksi di Desa Tamiajeng. Hal ini bertujuan untuk lebih memahami karakteristik produk yang dihasilkan dan memberikan desain logo serta kemasan yang sesuai dengan identitas dan keunikan masing-masing usaha.

Pemberian desain ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM untuk memperbarui tampilan produk mereka, sekaligus meningkatkan daya tarik dan eksposur di pasar.Sebagai bagian dari proses ini, mahasiswa bekerja secara kolaboratif dengan perangkat desa untuk memastikan bahwa hasil desain logo dan kemasan sesuai dengan kebutuhan dan harapan para pelaku UMKM.

Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan input desain tetapi juga memperkuat hubungan antara universitas dan komunitas lokal dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan.

Peran Desa Tamiajeng dalam Mendukung Pemberdayaan UMKM

Bu Dini, salah seorang perangkat desa Tamiajeng, memberikan respons positif terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa BBK 7 UNAIR ini. Menurutnya, banyak pelaku UMKM di desa tersebut yang memerlukan desain logo dan kemasan untuk memperkuat identitas produk mereka. Tanpa hal ini, produk yang dihasilkan cenderung kurang memiliki daya tarik visual yang dapat menarik minat konsumen.

"Produk-produk di Desa Tamiajeng membutuhkan logo dan kemasan produk agar memiliki identitas dan nilai jual yang lebih baik," ujar Bu Dini. Harapannya, dengan adanya desain logo dan kemasan yang lebih profesional, para pelaku UMKM di Desa Tamiajeng dapat lebih percaya diri dalam memasarkan produk mereka ke pasar yang lebih luas.

Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Program yang dilakukan oleh mahasiswa UNAIR ini sejalan dengan dua Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 8 dan SDG 9. SDG 8 berfokus pada penciptaan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, sementara SDG 9 menekankan pada peningkatan kualitas industri kecil dan inovasi.

Dengan memberikan desain logo dan kemasan yang lebih baik, mahasiswa berharap dapat memperkuat peran UMKM sebagai penggerak utama ekonomi desa, serta mendukung upaya penciptaan lapangan kerja yang lebih luas di masyarakat.

Selain itu, pemberian desain dan kemasan yang lebih baik kepada produk-produk UMKM juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas industri kecil di Desa Tamiajeng, yang pada gilirannya dapat membantu memperkuat daya saing produk mereka, baik di pasar lokal maupun regional.

Harapan untuk Perluasan Pasar dan Keberlanjutan UMKM Desa Tamiajeng

Dengan adanya inisiatif ini, mahasiswa BBK 7 UNAIR berharap UMKM di Desa Tamiajeng dapat memiliki peluang lebih besar untuk berkembang, baik dalam hal penjualan produk maupun perluasan jangkauan pasar. Melalui desain logo yang menarik dan kemasan produk yang lebih profesional, produk UMKM di desa ini diharapkan dapat menarik perhatian konsumen dan meningkatkan daya saing mereka di pasar yang lebih luas.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong pelaku UMKM agar lebih terbuka terhadap inovasi dan perubahan, serta memberikan mereka pengetahuan baru tentang pentingnya branding dalam dunia usaha. Dengan adanya pembelajaran dan peningkatan kualitas ini, diharapkan UMKM Desa Tamiajeng dapat menjadi lebih berkelanjutan dan memiliki daya saing yang lebih baik di masa depan.

Membangun Kepercayaan Diri dan Keberlanjutan UMKM

Melalui kegiatan branding dan desain kemasan ini, mahasiswa BBK 7 UNAIR telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemberdayaan UMKM Desa Tamiajeng. Dengan branding yang lebih baik, produk-produk dari UMKM di desa ini tidak hanya memiliki identitas yang lebih kuat, tetapi juga dapat meningkatkan daya tarik mereka di pasar.

Ini merupakan langkah penting dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan, serta membuka peluang bagi para pelaku UMKM untuk lebih berkembang di masa depan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua