Teknologi Megawatt Generasi Kedua BYD Siap Pangkas Waktu Pengisian Daya Mobil Listrik

EK
Rabu, 04 Februari 2026
Teknologi Megawatt Generasi Kedua BYD Siap Pangkas Waktu Pengisian Daya Mobil Listrik
Teknologi Megawatt Generasi Kedua BYD Siap Pangkas Waktu Pengisian Daya Mobil Listrik

JAKARTA - Ambisi BYD untuk menyamakan kecepatan pengisian daya listrik dengan durasi pengisian bahan bakar minyak (BBM) nampaknya semakin mendekati kenyataan. 

Tidak hanya fokus menghadirkan mobil elektrifikasi yang canggih dan ramah lingkungan, raksasa otomotif asal Tiongkok ini sejatinya punya beberapa ekosistem pendukung yang mumpuni. Salah satu inovasi paling mencolok adalah pengisian daya super cepatnya yang dikenal secara global sebagai teknologi Megawatt.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa BYD tengah menyiapkan pengisian daya Megawatt yang masuk ke generasi kedua. Kehadiran infrastruktur mutakhir ini diprediksi akan mengubah lanskap mobilitas elektrik secara fundamental. 

Yang menarik, pengisian daya Megawatt generasi kedua ini diklaim punya daya dan performa pengisian daya yang meningkat drastis dibandingkan versi sebelumnya, memberikan angin segar bagi para pengguna EV (Electric Vehicle) yang mendambakan efisiensi waktu maksimal saat berada di SPKLU.

Lonjakan Performa 1,5 Kali Lipat Melalui Teknologi Megawatt Flash Charging

Loncatan teknis yang ditawarkan BYD pada generasi terbaru ini tergolong sangat masif untuk ukuran industri pengisian daya saat ini. Melansir laporan CarNewsChina pada Senin (2/2/2026), disebutkan muncul bocoran hak paten pengisian daya Megawatt generasi kedua dari BYD ini. 

Sistem yang dikenal juga sebagai Megawatt Flash Charging ini diklaim mendukung daya maksimal hingga 1.500 kW dengan arus mencapai 1.500 Ampere.

Jika kita melihat data secara angka, spesifikasi ini menunjukkan peningkatan 1,5 kali lipat dibandingkan pengisian daya Megawatt generasi pertama. Sebagai pengingat, saat diperkenalkan pada Maret 2025, sistem pendahulu tersebut mendukung daya 1.000 kW dan arus 1.000 A. 

Dengan peningkatan arus dan daya yang begitu besar, BYD tampaknya ingin memastikan bahwa infrastruktur mereka tetap relevan dengan perkembangan baterai masa depan yang memiliki kepadatan energi lebih tinggi.

Efisiensi Luar Biasa: Menambah Jarak Tempuh 400 KM Hanya Dalam 5 Menit

Keunggulan utama dari teknologi Megawatt terbaru ini terletak pada kemampuannya mentransfer energi dalam waktu yang sangat singkat. Sistem Megawatt generasi kedua ini kabarnya mendukung platform tegangan tinggi DC maksimal hingga 1.000 V. Kombinasi tegangan tinggi dan arus besar ini memungkinkan transfer energi yang sangat rapat dan cepat ke dalam sel baterai kendaraan.

Dengan spesifikasi tersebut, stasiun pengisian ini diproyeksikan bisa menambah jarak tempuh sekitar 400 km hanya dalam waktu 5 menit pengisian. 

Kemampuan ini juga didukung oleh teknologi pengisian daya 10C+, sebuah standar kecepatan pengisian yang memungkinkan baterai menerima arus listrik berkali-kali lipat dari kapasitas nominalnya tanpa merusak struktur kimia sel. Hal ini tentu menjadi solusi nyata bagi hambatan utama adopsi mobil listrik, yakni kekhawatiran akan waktu pengisian yang lama.

Desain Kompak Dual-Gun Berbentuk Huruf T Dengan Fitur Pendingin Cairan

Inovasi BYD tidak berhenti pada angka di atas kertas, tetapi juga menyentuh aspek desain dan operasional fisik stasiun pengisian. Dari beberapa bocoran gambar yang beredar, SPKLU Megawatt terbaru ini mengusung desain "dual-gun" berbentuk huruf T yang ikonik. 

Desain ini memungkinkan dua kendaraan mengisi daya secara bersamaan atau memaksimalkan daya ke satu kendaraan dengan kabel ganda.

Meskipun memiliki kekuatan luar biasa, stasiun pengisian ini dirancang sangat kompak dengan tapak luas hanya 1,5 meter persegi, sehingga mudah diintegrasikan di area perkotaan yang padat. 

Selain itu, terdapat beberapa fitur unggulan yang disematkan, seperti kabel dengan pendingin cairan (liquid-cooled) untuk menjaga suhu tetap stabil saat dialiri arus ekstrem, penyimpanan energi ganda yang ditingkatkan untuk menjaga beban jaringan listrik, serta distribusi daya yang lebih pintar dari sebelumnya guna membagi energi secara optimal sesuai kebutuhan kendaraan.

Daftar Mobil Yang Kompatibel dan Rencana Peluncuran Masa Depan

Hingga saat ini, komunitas otomotif masih menantikan kepastian mengenai kendaraan mana saja yang dapat menikmati fasilitas super cepat ini. Meski sudah ada bocorannya, BYD hingga saat ini belum memberikan konfirmasi resmi mengenai tanggal peluncuran dan mobil apa saja yang pertama kali mendukung pengisian daya Megawatt terbaru ini.

Kendati demikian, para pengamat industri memprediksi bahwa hanya model-model kasta tertinggi yang memiliki arsitektur kelistrikan mumpuni yang dapat menggunakan fitur ini secara maksimal. Beberapa bocoran menyebutkan bahwa model unggulan seperti BYD Han dan BYD Tang menjadi jajaran utama yang kompatibel dengan teknologi ini. 

Kehadiran teknologi Megawatt generasi kedua ini diharapkan dapat segera diimplementasikan secara global untuk mendukung visi BYD dalam menciptakan ekosistem transportasi yang benar-benar bersih dan efisien.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua