Sabtu, 04 April 2026

Kemenhub Siapkan Infrastruktur Transportasi Laut Fasilitasi Kepulangan Santri Menjelang Ramadhan

Kemenhub Siapkan Infrastruktur Transportasi Laut Fasilitasi Kepulangan Santri Menjelang Ramadhan
Kemenhub Siapkan Infrastruktur Transportasi Laut Fasilitasi Kepulangan Santri Menjelang Ramadhan

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara resmi mengambil langkah proaktif untuk memastikan kelancaran dan keselamatan kepulangan ribuan santri dari Situbondo menuju Madura.

Melalui penyediaan kapal perintis KM Sabuk Nusantara 74, Kemenhub memfasilitasi perjalanan para santri dari Pelabuhan Jangkar menuju Kabupaten Sumenep menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Langkah strategis ini merupakan hasil koordinasi intensif antara Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan dengan Dinas Perhubungan Jawa Timur. Penyediaan kapal perintis ini menjadi jawaban atas kebutuhan transportasi massal yang aman bagi para santri yang akan menjalani masa libur pesantren di kampung halaman.

Baca Juga

SPKLU Terbesar 2,7 MVA Resmi Beroperasi di Summarecon Bekasi

Respons Cepat Terhadap Permohonan Kepulangan Santri Berjamaah

Kepala KSOP Kelas IV Panarukan, Herland Aprilyanto, mengungkapkan bahwa fasilitasi ini bermula dari surat permohonan yang diajukan oleh panitia kepulangan santri dari berbagai pondok pesantren besar di Situbondo. Kemenhub segera merespons kebutuhan tersebut dengan menyiagakan armada pelayaran perintis yang memadai.

"Beberapa waktu yang lalu kami mendapat surat permohonan dari panitia kepulangan santri berjamaah dari beberapa pondok pesantren di Situbondo, dan kami menindak lanjuti, alhamdulillah kapal perintis KM Sabuk Nusantara 74 siap mengangkut para santri pulang kampung," ujar Herland di Situbondo.

Prioritas Keselamatan Pelayaran Melalui Infrastruktur Kapal Perintis

Keputusan mendatangkan KM Sabuk Nusantara 74 didasari oleh pertimbangan teknis terkait kapasitas dan keselamatan. Kemenhub menilai armada kapal reguler yang ada saat ini tidak cukup memadai untuk menampung lonjakan jumlah santri dalam waktu yang bersamaan. Penggunaan kapal perintis dipandang sebagai solusi terbaik untuk menjaga standar keselamatan pelayaran.

Infrastruktur kapal perintis ini memiliki kapasitas angkut yang cukup besar, yakni mampu menampung sekitar 500 penumpang dalam satu kali perjalanan. Dengan kapasitas ini, risiko kelebihan muatan pada kapal-kapal kecil dapat dihindari, sehingga proses penyeberangan menuju kepulauan di Madura dapat berjalan lebih kondusif.

Jadwal dan Koordinasi Lintas Pesantren di Situbondo

Berdasarkan data awal, gelombang kepulangan santri secara berjamaah, khususnya dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, dijadwalkan berlangsung pada 9-10 Februari 2026. Fokus rute utama adalah keberangkatan dari Pelabuhan Jangkar menuju Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep.

"Usulan dari panitia kepulangan santri berjamaah menjelang bulan Ramadhan 2026 rute Pelabuhan Jangkar menuju Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, ada sekitar 800 orang santri," jelas Herland. Untuk mematangkan persiapan, KSOP berencana menggelar rapat koordinasi lanjutan guna memastikan validitas data penumpang dari tiap-tiap pesantren.

Estimasi Lonjakan Penumpang Dan Kesiapan Logistik Laut

Pemerintah memprediksi jumlah santri yang akan menyeberang tahun ini bisa mencapai angka ribuan. Berkaca pada pengalaman tahun sebelumnya, antusiasme kepulangan santri menjelang bulan puasa selalu tinggi, sehingga kesiapan infrastruktur pelabuhan dan armada kapal menjadi kunci utama.

"Kalau kami mengacu pada tahun sebelumnya, santri dari beberapa pesantren yang pulang kampung pada libur Ramadhan ada sekitar 2.000 orang," pungkas Herland. Dengan sinergi yang kuat antara Kemenhub, otoritas pelabuhan, dan pengurus pesantren, diharapkan tradisi pulang kampung para santri tahun 2026 ini dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan berkeselamatan.

Regan

Regan

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Indonesia Kirim 230 Ton Makanan Siap Saji untuk Jamaah Haji

Indonesia Kirim 230 Ton Makanan Siap Saji untuk Jamaah Haji

Din Syamsuddin Ajak Umat Islam Bersatu Demi Perdamaian Dunia

Din Syamsuddin Ajak Umat Islam Bersatu Demi Perdamaian Dunia

Gubernur NTT Targetkan 5 Ribu Rumah Dibedah Sepanjang 2026

Gubernur NTT Targetkan 5 Ribu Rumah Dibedah Sepanjang 2026

Pemerintah Siapkan SDM Percepat Pelaksanaan Program Prioritas Prabowo

Pemerintah Siapkan SDM Percepat Pelaksanaan Program Prioritas Prabowo

Pemerintah Percepat Program Makan Bergizi Gratis untuk Santri Pesantren

Pemerintah Percepat Program Makan Bergizi Gratis untuk Santri Pesantren