PLN Catat Rekor Penggunaan SPKLU Tertinggi Pada Periode Mudik Idulfitri 2026
- Rabu, 01 April 2026
JAKARTA - PT PLN (Persero) berhasil mencetak rekor tertinggi transaksi harian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pada Senin, 23 Maret 2026, atau H+2 Idulfitri 1447 Hijriah.
Total transaksi pengisian kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) tercatat mencapai 18.088 kali dengan konsumsi energi sebesar 427.980 kilowatt hour (kWh). Angka ini meningkat 4,15 kali lipat dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 4.360 transaksi dan 103.010 kWh.
Momen ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik semakin banyak digunakan masyarakat, khususnya pada periode mudik. Peningkatan signifikan juga dipengaruhi percepatan pembangunan infrastruktur SPKLU di berbagai wilayah strategis.
Baca JugaStrategi Perumahan Sumedang Tingkatkan Kualitas Hidup Dan Stabilitas Ekonomi Warga
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menilai capaian ini sebagai bukti pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik yang mulai matang di Indonesia.
“Dibandingkan tahun sebelumnya, adopsi kendaraan listrik belum semasif sekarang. Namun, jumlah EV tidak akan meningkat signifikan tanpa dukungan infrastruktur SPKLU yang memadai,” kata Bahlil melalui keterangan tertulis PLN.
Kepercayaan Masyarakat Terhadap Infrastruktur EV
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menambahkan bahwa tingginya transaksi harian mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap keandalan infrastruktur kendaraan listrik yang disediakan PLN bersama mitra. Kepercayaan ini semakin terlihat saat periode mudik, ketika perjalanan jarak jauh menjadi hal krusial.
“Lebih dari sekadar angka, capaian ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan SPKLU dari sisi kuantitas, teknologi, dan integrasi layanan digital mendorong meningkatnya kepercayaan masyarakat. Hal ini membuat penggunaan kendaraan listrik menjadi lebih nyaman, bahkan untuk perjalanan panjang,” ujarnya.
Keberhasilan ini sekaligus memperlihatkan efektivitas sinergi antara pembangunan infrastruktur dan modernisasi layanan digital, yang kini menjadi faktor penentu kenyamanan pengguna EV.
Infrastruktur SPKLU Nasional Makin Merata
PLN bersama mitra telah menyediakan total 4.769 unit SPKLU yang tersebar di 3.097 titik di seluruh Indonesia. Jarak rata-rata antar SPKLU sekitar 22 kilometer, sehingga memudahkan pengguna kendaraan listrik untuk menemukan stasiun pengisian daya kapan saja.
Di jalur mudik utama Trans Sumatra, Jawa, dan Bali, terdapat 1.681 unit SPKLU yang tersebar di 994 titik baik jalur tol maupun non-tol, meningkat sekitar 70 persen dibandingkan Idulfitri tahun sebelumnya.
PLN juga menyiagakan 15 unit SPKLU Mobile di titik strategis exit tol untuk pengisian darurat, serta ribuan personel guna memastikan operasional SPKLU berjalan lancar selama periode siaga.
Peningkatan jumlah unit SPKLU sekaligus menunjukkan komitmen PLN untuk mendukung mobilitas EV secara nasional, termasuk pada periode puncak seperti mudik dan libur panjang.
Modernisasi Layanan dan Digitalisasi Pengisian
Selain penambahan unit, PLN meningkatkan kualitas layanan SPKLU melalui modernisasi teknologi pengisian daya. Beberapa SPKLU yang tingkat okupansinya tinggi telah ditingkatkan dari standard charging menjadi fast charging dan ultra fast charging, sehingga waktu pengisian menjadi lebih singkat.
Layanan digital juga diperkuat melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) di aplikasi PLN Mobile. Fitur Trip Planner membantu pengguna merencanakan rute perjalanan dengan informasi lokasi SPKLU dan ketersediaan konektor.
Fitur AntreEV memungkinkan pemantauan antrean pengisian daya secara real-time, sehingga pengguna dapat meminimalkan waktu tunggu.
Selain itu, kemudahan transaksi juga terus ditingkatkan melalui EV-TAP, sistem pembayaran berbasis kartu elektronik yang tersedia di jalur mudik Trans Jawa. Langkah ini menjadikan proses pengisian daya lebih cepat dan praktis bagi masyarakat.
Dampak Positif Bagi Adopsi EV dan Ekosistem Energi
Capaian rekor transaksi ini membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Keberhasilan SPKLU dalam melayani jutaan pengguna EV mendorong minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan, sekaligus mendukung target pemerintah dalam transisi energi bersih.
PLN menekankan bahwa pengembangan SPKLU tidak hanya fokus pada jumlah unit, tetapi juga kualitas layanan, integrasi digital, dan keandalan pasokan energi.
Strategi ini memastikan pengguna kendaraan listrik mendapatkan pengalaman terbaik sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan EV di tanah air.
Dengan kombinasi peningkatan jumlah SPKLU, modernisasi teknologi pengisian, dan layanan digital yang komprehensif, PLN berhasil menciptakan ekosistem EV yang tangguh, efisien, dan ramah lingkungan.
Langkah ini diharapkan mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, dan mendukung Indonesia menuju energi bersih.
Sindi
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
10 Kuliner Lesehan Jogja Murah Meriah Cocok Untuk Mahasiswa dan Wisatawan
- Rabu, 01 April 2026
Rekomendasi Restoran Terpopuler di Senayan City untuk Pengalaman Kuliner
- Rabu, 01 April 2026
Berita Lainnya
5 Rumah Murah di Parung Panjang Bogor Mulai Rp150 Jutaan, Dekat Akses Jakarta
- Rabu, 01 April 2026












