PLTP Ulumbu di Manggarai: Energi Bersih Mengubah Kehidupan Sosial dan Ekonomi Warga
- Rabu, 01 April 2026
JAKARTA - Kehadiran Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, memberikan dampak nyata bagi warga sekitar. Proyek energi bersih ini tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga membuka peluang bagi kesejahteraan masyarakat.
Di tengah berbagai isu yang berkembang, warga setempat mengungkapkan manfaat langsung dari operasional pembangkit. Kehadiran PLTP telah mengubah kehidupan sosial dan ekonomi mereka secara signifikan.
Kisah Perubahan Hidup Warga Daratei
Baca JugaMenaker Dorong Industri Kreatif Perkuat Program Magang Nasional
Katharina Fono, warga Desa Daratei, menceritakan bagaimana hidupnya berubah sejak pengembangan geothermal dimulai. Sebelumnya ia tinggal di rumah bambu dengan atap yang ditumbuhi rumput, hidup dalam kondisi serba kekurangan.
"Dulu saya hidup susah, rumah bambu dengan atap yang ditumbuhi rumput. Sekarang anak saya bekerja berkat adanya geothermal ini. Saya bisa punya rumah seperti yang lain. Hidup saya berubah, sama seperti rumah saya juga," tuturnya.
Manfaat serupa dirasakan oleh Yesualdus Jehadu, operator PLTP Ulumbu. Ia bangga bisa bekerja di pembangkit yang berada di kampung halamannya tanpa harus merantau jauh.
"Sebagai orang Manggarai, saya bangga sekali. Selain bisa menghidupi keluarga, saya tidak perlu merantau jauh. Listrik dari Ulumbu juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Manggarai," ujarnya.
Peluang Kerja dan Peningkatan SDM Lokal
PLTP Ulumbu membuka peluang kerja bagi tenaga lokal sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di daerah. Program pelatihan dan penempatan tenaga kerja menjadi bagian penting dalam pengoperasian pembangkit.
Keberadaan PLTP Ulumbu juga menjadi simbol bahwa energi bersih dapat berjalan beriringan dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Masyarakat setempat tidak hanya mendapat listrik, tetapi juga pengalaman dan keterampilan kerja yang bermanfaat.
Program TJSL dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Selain pekerjaan langsung, PLTP Ulumbu juga mendukung program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) UIP Nusra. Program ini mendorong peningkatan kesejahteraan warga melalui berbagai kegiatan produktif.
Pendamping program TJSL hortikultura PLTP Ulumbu, Solastri Fiana Novamot, menjelaskan bahwa pada 2023 PLN menjalankan program hortikultura untuk memberdayakan kelompok masyarakat binaan.
"Setelah adanya program CSR ini, masyarakat bisa mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif yang menghasilkan pendapatan tambahan," jelas Solastri.
Program ini memberi warga kesempatan mengembangkan usaha kecil dari hasil pertanian dan hortikultura. Dengan pendampingan yang tepat, masyarakat mampu meningkatkan pendapatan keluarga secara berkelanjutan.
Komitmen PLN untuk Dampak Sosial dan Ekonomi
General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa keberhasilan PLTP Ulumbu tidak hanya diukur dari kapasitas listrik yang dihasilkan. Dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar juga menjadi ukuran keberhasilan proyek.
"PLTP Ulumbu adalah bukti bahwa energi bersih dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Kami berkomitmen memastikan setiap proyek membuka lapangan kerja, mendorong UMKM, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.
PLN terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Tujuannya agar manfaat energi panas bumi semakin luas dirasakan oleh warga Manggarai.
"Kami ingin Ulumbu menjadi contoh bahwa transisi energi menuju sumber yang ramah lingkungan dapat berjalan seiring dengan peningkatan taraf hidup masyarakat," tutupnya.
Keberhasilan PLTP Ulumbu juga menunjukkan bahwa proyek energi bersih bisa menggerakkan ekonomi lokal. Listrik yang dihasilkan bukan sekadar memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga menjadi pendorong aktivitas ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Melalui pelatihan dan pemberdayaan masyarakat, PLN menciptakan ekosistem yang saling mendukung antara energi bersih dan kesejahteraan warga. Keterlibatan masyarakat dalam operasional dan program TJSL memperkuat rasa kepemilikan dan tanggung jawab sosial.
PLTP Ulumbu menjadi contoh nyata bahwa proyek energi hijau dapat memberikan manfaat ganda. Selain menyediakan listrik, proyek ini membantu masyarakat meningkatkan pendapatan dan kualitas hidup.
Dengan berbagai program yang menyasar pekerjaan, pelatihan, dan pemberdayaan ekonomi, PLTP Ulumbu berperan sebagai katalis pertumbuhan ekonomi lokal. Dampak sosial ini membuat energi bersih lebih dari sekadar listrik, tetapi juga sarana transformasi masyarakat.
Masyarakat Manggarai kini memiliki akses pekerjaan, keterampilan, dan pendapatan tambahan. Kombinasi ini menciptakan stabilitas ekonomi yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang.
Kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat memastikan keberlanjutan manfaat proyek. Sinergi ini menjadi model bagaimana energi bersih dapat memajukan masyarakat secara holistik.
PLTP Ulumbu membuktikan bahwa energi panas bumi bukan hanya solusi energi ramah lingkungan. Proyek ini juga menjadi motor pembangunan sosial dan ekonomi di wilayah Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pengembangan energi bersih di daerah lain. PLN berkomitmen menerapkan prinsip yang sama pada proyek geothermal dan energi terbarukan lainnya di Indonesia.
Nathasya Zallianty
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
5 Rumah Murah di Parung Panjang Bogor Mulai Rp150 Jutaan, Dekat Akses Jakarta
- Rabu, 01 April 2026
Terpopuler
1.
2.
3.
4.
Laba Fore Kopi Melesat 55 Persen Jadi Rp90,1 Miliar
- 01 April 2026
5.
RS Siloam Beli Saham First REIT Senilai Rp9 Triliun
- 01 April 2026





.jpg)

.jpg)




