Jumat, 03 April 2026

Hutama Karya Dorong Pemanfaatan Aspal Buton Untuk Infrastruktur Nasional

Hutama Karya Dorong Pemanfaatan Aspal Buton Untuk Infrastruktur Nasional
Hutama Karya Dorong Pemanfaatan Aspal Buton Untuk Infrastruktur Nasional

JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) menyatakan kesiapannya untuk menggunakan Aspal Buton, atau Asbuton, dalam proyek-proyek konstruksi jalan nasional. 

Plt. Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menegaskan bahwa perusahaan terbuka terhadap penggunaan Asbuton asalkan sesuai spesifikasi teknis yang diperlukan.

"Intinya kalau dari Hutama Karya untuk proyek-proyek sangat terbuka untuk menggunakan Asbuton," ujar Hamdani.

Baca Juga

Update Jadwal Kapal Pelni Balikpapan-Makassar April 2026 Pilihan KM Lambelu

Pernyataan ini menunjukkan bahwa perusahaan BUMN konstruksi ini mendukung kebijakan pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap aspal impor, sekaligus memaksimalkan sumber daya lokal yang tersedia di Indonesia.

Sejak awal, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) juga mendorong penggunaan Asbuton. Walaupun pemanfaatannya masih terbatas, beberapa proyek telah menerapkan Asbuton dengan kolaborasi pihak PU. Hal ini menunjukkan adanya keseriusan pemerintah dan perusahaan dalam mendorong substitusi bahan baku lokal.

"Memang selama ini masih sedikit Asbuton penggunaannya, tapi juga sudah sempat di beberapa kali dengan teman-teman PU untuk memberdayakan. Intinya sangat terbuka kalau Asbuton itu secara spesifikasi bisa," kata Hamdani.

Strategi Pemerintah untuk Mengurangi Ketergantungan Impor

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menginisiasi peningkatan penggunaan Aspal Buton sebagai bagian dari strategi nasional untuk mengurangi ketergantungan impor. 

Menurut Dody, penggunaan sumber daya lokal menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan infrastruktur di tengah situasi global yang tidak pasti.

"Sesuai arahan Presiden Prabowo, kita tidak bisa sepenuhnya bergantung pada sumber daya dari luar, terutama di tengah situasi global yang tidak pasti. Apa yang kita miliki di dalam negeri harus menjadi kekuatan utama," ujar Dody.

Aspal impor sebagian besar merupakan turunan dari minyak bumi. Kenaikan harga minyak dan gangguan suplai global berdampak langsung pada biaya pembangunan jalan, menjadikan ketergantungan terhadap impor sebagai titik rawan yang perlu dikurangi. Kebijakan substitusi Asbuton menjadi solusi strategis untuk mengatasi risiko ini.

Potensi dan Kualitas Aspal Buton

Indonesia memiliki cadangan Aspal Buton yang melimpah, dengan kualitas yang diakui internasional. Namun, pemanfaatan Asbuton olahan masih terbatas, dengan rata-rata hanya 4 persen dari total penggunaan aspal nasional dalam lima tahun terakhir.

"Saat ini, sekitar 78 persen kebutuhan aspal nasional masih dipenuhi dari impor, dari total kebutuhan 1,056 juta ton pada 2024 yang diproyeksikan meningkat menjadi 1,5 juta ton per tahun," ujar Dody. Peningkatan pemanfaatan Asbuton diyakini dapat menurunkan tekanan impor sekaligus meningkatkan ketahanan bahan baku lokal.

Dengan regulasi penggunaan wajib Asbuton olahan, pemerintah menargetkan substitusi minimal 30 persen (A30) dalam campuran beraspal. Implementasi A30 diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap aspal impor hingga sekitar 50 persen. 

Langkah ini tidak hanya bermanfaat bagi industri konstruksi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi negara.

Manfaat Ekonomi dan Strategis dari Substitusi Aspal

Pemanfaatan Asbuton di proyek nasional memberikan sejumlah keuntungan ekonomi dan strategis. Dengan substitusi A30, negara diproyeksikan menghemat devisa hingga Rp4,08 triliun per tahun. Selain itu, penerimaan pajak diperkirakan meningkat sebesar Rp1,6 triliun per tahun.

"Selain memperkuat ketahanan pasokan, kebijakan ini diproyeksikan mampu menghemat devisa negara hingga Rp4,08 triliun per tahun, meningkatkan penerimaan pajak sebesar Rp1,6 triliun per tahun, serta mendorong penguatan industri dalam negeri melalui pemenuhan SNI dan TKDN minimal 40 persen," ujar Dody.

Selain manfaat ekonomi, pemanfaatan Asbuton juga memperkuat industri dalam negeri. Produk lokal yang memenuhi standar nasional Indonesia (SNI) dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen akan mendorong penguatan industri bahan baku, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kapasitas produksi nasional.

Langkah Implementasi dan Dukungan Stakeholder

Untuk memastikan implementasi Asbuton berjalan efektif, Hutama Karya dan Kementerian PU terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait. Langkah ini mencakup pengujian kualitas, penyesuaian spesifikasi teknis, dan pelatihan tenaga kerja agar penggunaan Asbuton dapat optimal.

Dengan dukungan regulasi dan kesiapan BUMN konstruksi, penggunaan Aspal Buton diharapkan tidak hanya menjadi kebijakan formal, tetapi juga praktik nyata di lapangan. Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan BUMN, dan industri lokal menjadi kunci keberhasilan substitusi bahan baku ini.

Penggunaan Asbuton juga diharapkan menjadi model bagi proyek-proyek infrastruktur lainnya, baik di jalan tol, jalan nasional, maupun proyek strategis lainnya. Dengan strategi ini, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan impor sekaligus mendorong kemandirian nasional dalam sektor konstruksi.

Sindi

Sindi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Aturan SIM Terbaru Wajib Sertakan BPJS Kesehatan Untuk Semua Pemohon

Aturan SIM Terbaru Wajib Sertakan BPJS Kesehatan Untuk Semua Pemohon

Garuda Indonesia Luncurkan Rute Denpasar-Jayapura, Harga Tiket Mulai 3 Juta

Garuda Indonesia Luncurkan Rute Denpasar-Jayapura, Harga Tiket Mulai 3 Juta

Dirut PLN Dorong ITPLN Perkuat Posisi Kampus Transisi Energi Nasional

Dirut PLN Dorong ITPLN Perkuat Posisi Kampus Transisi Energi Nasional

Jasamarga Siapkan Strategi Khusus Antisipasi Lalu Lintas Libur Paskah 2026

Jasamarga Siapkan Strategi Khusus Antisipasi Lalu Lintas Libur Paskah 2026

DAMRI Tawarkan Diskon 20 Persen Tiket AKAP Khusus Long Weekend

DAMRI Tawarkan Diskon 20 Persen Tiket AKAP Khusus Long Weekend