Harga Pangan 10 Juni 2026: Minyak Goreng, Bawang, dan Cabai Naik

IB
Ibtihal

Editor: Mazroh Atul Jannah

Rabu, 10 Juni 2026
Harga Pangan 10 Juni 2026: Minyak Goreng, Bawang, dan Cabai Naik
Cabai Kriting Merah. (Foto: MNC Media)

JAKARTA - Bermacam-macam harga kebutuhan pangan dilaporkan melonjak pada perdagangan hari ini, Rabu (10/06/2026). 

Komoditas tersebut meliputi beras mutu super I, minyak goreng kemasan berlabel merek 1 dan 2, cabai rawit merah, bawang merah ukuran menengah, serta bawang putih ukuran menengah.

Berdasarkan publikasi data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional hari ini, nilai jual rata-rata untuk beras mutu super I di sejumlah pasar tradisional merangkak naik tipis 0,29% atau setara Rp50 hingga menyentuh Rp17.500 per kilogram (kg).

Sementara itu, untuk varian beras lainnya semisal beras mutu bawah I, beras mutu bawah II, medium I, medium II, serta super II dilaporkan tidak menunjukkan adanya lonjakan maupun penurunan nilai (posisi harga tetap).

Secara terperinci, komoditas beras mutu bawah I terpantau dilego senilai Rp14.600 per kilogram, lalu beras mutu bawah II dihargai Rp14.450 per kilogram. 

Kemudian untuk beras mutu medium I dipatok seharga Rp16.200 per kg, beras mutu medium II berada di angka Rp16.050 per kilogram, serta untuk beras mutu super II dijual senilai Rp16.950 per kg.

Berikutnya, produk minyak goreng kemasan bermerek 1 merangkak naik tipis di angka 0,41% atau setara Rp100 hingga bertengger di Rp24.150 per kg. 

Di sisi lain, komoditas minyak goreng kemasan bermerek 2 ikut melonjak sebesar 0,43% sehingga nilainya menjadi Rp23.300 per kilogram.

Adapun untuk nilai rata-rata minyak goreng jenis curah di kawasan pasar tradisional terdata stagnan alias tidak bergeser naik maupun turun (posisi harga tetap) di angka Rp20.650 per kilogram.

Pada saat yang sama, angka rata-rata gula pasir lokal di pasar tradisional dikabarkan menyusut tipis sekitar 0,26% atau setara Rp50 menjadi Rp19.100 per kg. 

Untuk produk gula pasir dengan mutu premium, nilainya bertahan stabil di posisi Rp20.250 per kilogram.

Tren penurunan juga melanda komoditas telur ayam ras segar yang terdeteksi melorot sebesar 0,66% atau setara Rp200 menjadi Rp30.200 per kg. 

Daging ayam ras segar pun ikut mencatatkan penurunan nilai jual sebesar 2,73% hingga menyentuh angka Rp37.350 per kilogram.

Nilai rata-rata daging sapi untuk mutu 1 dan 2 di sektor pasar tradisional masing-masing dikabarkan bergerak turun, di mana produk daging sapi mutu 1 melorot sebesar 0,57% menjadi Rp148.200 per kg dan untuk daging sapi mutu 2 menyusut hingga 0,89% menjadi Rp139.500 per kilogram.

Beberapa nilai rata-rata untuk kategori cabai di pasar tradisional terpantau ikut meluncur turun pada hari ini, dan satu-satunya varian yang mengalami lonjakan hanyalah cabai rawit merah yakni sebesar 0,8% atau merangkak naik Rp600 menjadi Rp75.300 per kg.

Sebaliknya, komoditas cabai merah besar merosot sampai 2,1% menuju angka Rp62.800 per kg. Nilai jual cabai merah keriting pun ikut anjlok sedalam 5,26% menjadi Rp58.550 per kilogram. 

Selanjutnya, varian cabai rawit hijau menyusut sebesar 4,36% ke posisi Rp53.750 per kg. Serta, nilai dari cabai merah keriting terdeteksi mengalami penurunan sedalam 5,26% hingga menyentuh Rp58.550 per kilogram.

Di samping hal tersebut, nilai rata-rata untuk komoditas bawang merah ukuran menengah di area pasar tradisional tercatat melonjak hingga mencapai 8,87% atau setara Rp4.550 menjadi Rp56.400 per kg.

Kenaikan harga juga didapati pada komoditas bawang putih ukuran menengah yang melompat naik sebesar 7,01% atau setara Rp2.700 sehingga menyentuh Rp41.200 per kilogram.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua