Harga Komoditas: Minyak Mentah Naik 5 Persen, CPO Naik 1,3 Persen

IB
Ibtihal

Editor: Mazroh Atul Jannah

Kamis, 09 Juli 2026
Harga Komoditas: Minyak Mentah Naik 5 Persen, CPO Naik 1,3 Persen
Sejumlah kapal tongkang pengangkut batu bara melintas. (Foto: ANTARA)

JAKARTA - Nilai jual minyak mentah melesat ke level tertinggi dalam dua pekan terakhir pada Rabu (8/7), dipicu oleh aksi serangan udara baru Amerika Serikat (AS) ke wilayah Iran serta statement Presiden AS Donald Trump yang menegaskan bahwa kesepakatan damai sementara sudah tidak berlaku lagi, sehingga mendongkrak kecemasan terkait pasokan minyak mentah dunia.

Mengutip dari data Bloomberg, harga minyak jenis Brent untuk periode penyelesaian September melonjak 5,2 persen menuju angka USD 78,02 per barel di New York. 

Di sisi lain, jenis WTI untuk pengiriman Agustus merangkak naik 4,4 persen hingga bertengger di level USD 73,52 per barel.

Batu Bara

Sementara itu, harga komoditas batu bara terpantau bergerak menguat pada penutupan sesi perdagangan hari Rabu. 

Nilai jual batu bara ICE Newcastle untuk kontrak Juli 2026 mengacu pada laman resmi Barchart terangkat sebesar 0,86 persen menuju level USD 129,10 per ton.

CPO

Banderol harga minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) dibukukan merangkak naik pada perdagangan Rabu. 

Bersandarkan data dari situs tradingeconomics.com, harga CPO melesat sebanyak 1,36 persen menuju level MYR 4.609 per ton.

Nikel

Untuk komoditas nikel terpantau bergerak cenderung stagnan pada penutupan sesi transaksi hari Rabu. 

Berdasarkan data referensi London Metal Exchange (LME), harga nikel mengalami penyusutan tipis senilai 0,06 persen menjadi USD 16.338 per ton.

Timah

Di sudut lain, nilai jual timah terpantau dihadapkan pada penurunan pada penutupan sesi perdagangan hari Rabu.

 Menilik pada data resmi London Metal Exchange (LME), harga timah jatuh sedalam 2,35 persen dan tertahan di posisi USD 52.095 per ton.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua