Rupiah Hari Ini Diprediksi Fluktuatif pada Rentang Rp17.300-Rp17.340

Jumat, 08 Mei 2026 | 15:53:42 WIB
Ilustrasi Rupiah dan Dollar (Foto: net)

JAKARTA – Mata uang rupiah terhadap dolar AS diproyeksikan akan mengalami penguatan pada sesi perdagangan hari ini, Jumat (8/5/2026). Pada penutupan pasar kemarin, Kamis (7/5), nilai tukar rupiah berakhir menguat 0,30% di posisi Rp17.320 per dolar AS, dengan rentang perdagangan harian di level Rp17.372—Rp17.292.

Selain rupiah, sejumlah mata uang Asia lainnya juga menunjukkan performa positif, seperti yuan China yang naik 0,17%, dolar Hong Kong menguat 0,05%, yen Jepang naik 0,10%, dolar Singapura tumbuh 0,17%, baht Thailand meningkat 0,28%, dan dolar Taiwan yang naik 0,19%. Sebaliknya, won Korea tercatat melemah 0,21%.

Direktur Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa koreksi pada indeks dolar hari ini dipicu oleh optimisme pelaku pasar terkait potensi berakhirnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Ibrahim menyoroti pernyataan Iran yang tengah mengkaji usulan perdamaian dari AS guna mengakhiri peperangan secara formal.

Menurut pandangan Ibrahim, perhatian pasar saat ini terfokus pada data Klaim Pengangguran Awal serta pidato dari petinggi The Fed. Pelaku pasar juga mengantisipasi laporan ketenagakerjaan AS bulan April yang akan dirilis Jumat (8/5), karena data tersebut berpotensi memengaruhi arah kebijakan suku bunga bank sentral.

Dari faktor domestik, peluang penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) dinilai semakin besar seiring meningkatnya beban fiskal akibat lonjakan harga energi di tingkat global. Situasi geopolitik yang penuh ketidakpastian menyebabkan harga energi bertahan di level tinggi dalam durasi yang panjang.

”Dengan crack yang masih tinggi, biaya subsidi bisa jadi lebih besar dari perhitungan pemerintah di APBN. Ini membuat kapasitas fiskal menjadi terbatas,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (7/5/2026).

Dalam situasi tersebut, pemerintah dipandang memiliki ruang untuk menyesuaikan harga BBM bersubsidi. Namun, langkah itu diyakini akan menjadi opsi terakhir mengingat besarnya pengaruh terhadap daya beli masyarakat.

Untuk perdagangan hari ini, Ibrahim memprediksi pergerakan rupiah akan fluktuatif namun berpotensi ditutup menguat di kisaran Rp17.300—Rp17.340 per dolar AS.

15:24 WIB – Rupiah Berakhir Melemah Nilai tukar rupiah ditutup terkoreksi 49 poin atau 0,28% ke posisi Rp17.382 per dolar AS pada akhir perdagangan hari ini. Di sisi lain, indeks dolar AS terpantau turun 0,21% ke level 98,049.

13:36 WIB – Rupiah Terus Tertekan Hingga pukul 13.35 WIB, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terpantau melemah 27 poin atau 0,16% ke level Rp17.360 per dolar AS.

11:31 WIB – Pelemahan Rupiah Berlanjut Siang Ini Mata uang rupiah terhadap dolar AS terpantau merosot 55 poin atau 0,32% ke level Rp17.388 per dolar AS pada pukul 11.32 WIB.

09:16 WIB – Rupiah Dibuka Melemah Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengawali pagi ini dengan pelemahan 31 poin atau 0,18% ke posisi Rp13.364 per dolar AS.

Terkini