Jumat, 08 Mei 2026

Allo Bank Catat Kenaikan Outstanding Paylater 20 Persen di Kuartal I

Allo Bank Catat Kenaikan Outstanding Paylater 20 Persen di Kuartal I
Ilustrasi aktivitas nasabah pada kantor cabang AlloBank di Jakarta (Foto: net)

JAKARTA – PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) gencar memperluas jangkauan bisnis buy now pay later (BNPL). Produk layanan ini semakin digemari oleh masyarakat karena prosesnya yang cepat serta tidak merepotkan.

Head of Digital Strategy Allo Bank, Destya D. Pradityo menyebutkan bahwa progres bisnis BNPL di bank tersebut memperlihatkan tren positif pada berbagai lini. Salah satu indikator utamanya adalah outstanding BNPL Allo Bank yang tumbuh di atas 20% secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal I-2026.

Walaupun begitu, Destya belum memaparkan angka nominal persis dari total outstanding BNPL tersebut. Ia menerangkan bahwa peningkatan outstanding BNPL Allo Bank didukung oleh transaksi nasabah ritel untuk pemenuhan kebutuhan utilitas.

Baca Juga

Rupiah Hari Ini Diprediksi Fluktuatif pada Rentang Rp17.300-Rp17.340

Selain itu, Destya menginformasikan bahwa jumlah pengguna BNPL Allo Bank saat ini telah melampaui angka 2,3 juta nasabah. Ia menilai kemudahan akses layanan menjadi pemicu utama cepatnya pertumbuhan basis nasabah tersebut.

"Pertumbuhan ini mencerminkan bahwa BNPL masih menjadi salah satu produk yang relevan bagi nasabah, terutama karena menawarkan kemudahan akses, fleksibilitas pembayaran, dan integrasi langsung dengan aktivitas digital kami," kata Destya, Rabu (6/5/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Meski mencatatkan pertumbuhan yang sangat progresif, Destya memastikan bahwa kualitas portofolio BNPL Allo Bank tetap dalam kondisi aman. Ia menyatakan bahwa langkah ekspansi yang dijalankan untuk produk BNPL masih terkendali dengan baik.

Ke depannya, Destya mengatakan bahwa BNPL akan menjadi salah satu pilar fundamental dalam menopang pertumbuhan kredit digital di Allo Bank. Ia menegaskan perseroan akan terus memacu penambahan jumlah pengguna sekaligus memperkaya fitur layanan dari produk BNPL mereka.

Di sisi lain, data pada level industri juga menunjukkan tren kenaikan BNPL di sektor perbankan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa hingga Maret 2026, baki debet kredit BNPL tumbuh sebesar 24,2% dengan nilai mencapai Rp 28,3 triliun serta total pengguna sebanyak 30,81 juta nasabah.

Ibtihal

Ibtihal

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

BEI Rilis Daftar Emiten Patuh Aturan Free Float Minimum 15 Persen

BEI Rilis Daftar Emiten Patuh Aturan Free Float Minimum 15 Persen

IHSG Berpeluang Menuju Level 7.200 di Perdagangan Jumat, 8 Mei 2026

IHSG Berpeluang Menuju Level 7.200 di Perdagangan Jumat, 8 Mei 2026

Laba Melesat 90 Persen, Bank Jatim Bagikan Dividen Rp850,18 Miliar

Laba Melesat 90 Persen, Bank Jatim Bagikan Dividen Rp850,18 Miliar

OJK NTB Dorong Merger BPR dan BPRS guna Perluas Pembiayaan UMKM

OJK NTB Dorong Merger BPR dan BPRS guna Perluas Pembiayaan UMKM

OJK Targetkan Revisi Aturan RBB Perbankan Rampung Kuartal III-2026

OJK Targetkan Revisi Aturan RBB Perbankan Rampung Kuartal III-2026