JAKARTA - Pelaku industri konveksi di Indonesia masih menghadapi kesulitan besar dalam mengakses permodalan, meski pemerintah telah menyediakan skema seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Investasi Permanen Kecil (KIPK).
Banyak pelaku usaha kecil yang belum dapat memanfaatkan fasilitas ini karena terbentur persyaratan administratif dan agunan, sehingga program pembiayaan belum sepenuhnya efektif bagi mereka.
Ketua Umum Ikatan Pengusaha Konveksi Bandung (IPKB), Nandi Herdiaman, menegaskan perlunya perbaikan sistem agar dukungan finansial bisa benar-benar menjangkau IKM yang membutuhkan.
Baca JugaPanduan Tabel Angsuran KUR BNI 2026 Beserta Syarat Pengajuan Lengkap
Hambatan Administratif dan Agunan Menghalangi Usaha Kecil
Menurut Nandi, sebagian besar anggota IPKB tidak memiliki agunan yang memadai atau catatan keuangan yang rapi, serta pengalaman mengelola usaha berskala besar.
Kondisi ini membuat akses ke pembiayaan formal dari perbankan menjadi sulit, meskipun pemerintah telah menyiapkan skema KUR dan KIPK.
“Program KUR dan KIPK yang disediakan pemerintah tidak dapat dinikmati oleh banyak pelaku usaha kecil menengah karena tidak memenuhi syarat dan ketentuan,” jelas Nandi.
Dampak Pandemi dan Persaingan Produk Impor
Kebutuhan modal bagi IKM konveksi semakin mendesak karena banyak usaha yang gulung tikar sejak pandemi Covid-19.
Selain itu, tekanan pasar datang dari masuknya produk impor ilegal, yang membuat pelaku usaha lokal semakin sulit bertahan dan bersaing.
“Kami berharap pemerintah dapat menciptakan program permodalan yang tepat sasaran, mengingat banyak IKM yang sudah gulung tikar semenjak Covid-19 dan kalah saing dari impor ilegal,” kata Nandi.
Dukungan Modal dan Pelatihan untuk Daya Saing
Nandi menilai kebijakan pemerintah mendorong penggunaan produk dalam negeri sudah berjalan, tetapi perlu diimbangi dengan permodalan dan peningkatan kualitas SDM.
“Market sudah didukung pemerintah untuk domestik, maka dari itu pelaku sudah pasti butuh modal dan SDM yang berdaya saing,” ujar dia.
Selain modal, IPKB mendorong adanya bantuan teknis dan pelatihan agar IKM konveksi mampu berkembang dan bersaing di pasar global.
Celo
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Keuntungan Memulai Asuransi Muda untuk Stabilitas Finansial Masa Depan
- Selasa, 31 Maret 2026
Belanja Online Ramadan 2026: Fashion Menjadi Primadona dan Produk Premium
- Selasa, 31 Maret 2026
Bank Jatim Catat Pertumbuhan Kinerja dan Laba Menguat Sepanjang Tahun 2025
- Selasa, 31 Maret 2026
Jadwal Lengkap Playoff Piala Dunia 2026: Waktu, Lokasi, Dan Pertandingan
- Selasa, 31 Maret 2026
Berita Lainnya
Belanja Online Ramadan 2026: Fashion Menjadi Primadona dan Produk Premium
- Selasa, 31 Maret 2026
Bank Jatim Catat Pertumbuhan Kinerja dan Laba Menguat Sepanjang Tahun 2025
- Selasa, 31 Maret 2026
Laba Bank Muamalat Meningkat Positif Berkat Konsolidasi Bisnis Selama 2025
- Selasa, 31 Maret 2026










.jpg)