Konsisten Jalankan ESG, ASDP Raih Dua Penghargaan Lingkungan
JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menegaskan bahwa keberlanjutan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan strategi korporasi jangka panjang yang integral dalam pengambilan keputusan. Konsistensi ini membawa hasil nyata, dengan perusahaan berhasil meraih dua penghargaan Indonesia Green Award 2026, yang diselenggarakan oleh La Tofi School of Social Responsibility, Rabu (21/1), di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.
Memasuki penyelenggaraan ke-17, Indonesia Green Award (IGA) telah menjadi barometer nasional untuk menilai efektivitas implementasi CSR dan ESG. Ajang ini menekankan dampak nyata, termasuk kemampuan perusahaan dalam menghadapi perubahan iklim, risiko ekologis, dan keberlanjutan ekonomi masyarakat secara terukur.
Penghargaan sebagai Refleksi Strategi Perusahaan
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menekankan bahwa penghargaan ini mencerminkan arah strategis perusahaan yang menempatkan keberlanjutan sebagai fondasi bisnis.
“Bagi ASDP, ESG bukan program tambahan, melainkan fondasi untuk membangun perusahaan yang tangguh, bertanggung jawab, dan relevan bagi masa depan. Penghargaan ini menjadi energi bagi kami untuk terus melangkah konsisten,” ujar Heru.
Pada IGA 2026, ASDP berhasil meraih dua kategori penghargaan, yaitu Penanganan Sampah Plastik dan Ekonomi Sirkular serta Menghitung Jejak Karbon. Penghargaan pertama diberikan berkat program pengelolaan limbah botol plastik yang melibatkan UMKM, mengubah limbah menjadi suvenir bernilai guna dan menciptakan rantai ekonomi baru yang berkelanjutan.
Kolaborasi dan Inovasi dalam Ekonomi Sirkular
Melalui kerja sama dengan Plasticpay, limbah plastik diolah menjadi bahan felt atau kain serbaguna ramah lingkungan. Inisiatif ini tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga memperkuat ekosistem UMKM sebagai bagian dari rantai nilai bisnis yang berkelanjutan.
Selain itu, ASDP meraih penghargaan kategori Menghitung Jejak Karbon berkat pencatatan dan pengurangan emisi karbon untuk transportasi yang lebih ramah lingkungan. Strategi ini mencakup berbagai langkah mulai dari transisi bahan bakar yang lebih bersih hingga pengendalian energi di seluruh aset operasional.
Strategi Dekarbonisasi Berkelanjutan
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan strategi dekarbonisasi dijalankan menyeluruh. Program ini mencakup digitalisasi konsumsi bahan bakar melalui sistem Siemon untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi, optimalisasi aset penghasil emisi, penggunaan refrigeran ramah lingkungan, serta penghijauan melalui penanaman pohon di Jepara, Lombok, IKN, Bakauheni, dan Bitung.
“Upaya ini kami lengkapi dengan program penghijauan, optimalisasi aset penghasil emisi, penggunaan refrigeran ramah lingkungan, serta penanaman pohon di berbagai lokasi sebagai bagian dari roadmap pengurangan emisi ASDP,” jelas Windy.
Founder & Chairman La Tofi School of Social Responsibility, La Tofi, menegaskan bahwa ESG harus dijalankan sebagai sistem perlindungan yang mampu melindungi manusia, memulihkan lingkungan, dan menjaga nilai ekonomi secara berkelanjutan.
Rekam Jejak dan Komitmen Berkelanjutan ASDP
Komitmen ASDP terhadap ESG bukanlah langkah sesaat. Sebelumnya, perusahaan juga meraih berbagai penghargaan melalui Nusantara CSR Awards, termasuk kategori Pendidikan Berkualitas pada 2023, Pemimpin Transformasi Berkelanjutan pada 2024, dan SDGs Khusus pada 2025. Prestasi ini menunjukkan keberhasilan program CSR yang selaras dengan risiko operasional sekaligus memberi dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Dengan rekam jejak tersebut, ASDP menegaskan komitmen untuk terus menjadikan ESG sebagai strategi pertumbuhan berkelanjutan, menciptakan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan secara seimbang. Langkah ini menegaskan posisi ASDP sebagai perusahaan transportasi yang tidak hanya bertanggung jawab secara finansial, tetapi juga peduli terhadap keberlanjutan bumi dan kesejahteraan masyarakat.
Masa Depan Bisnis Berkelanjutan di Indonesia
Keberhasilan ASDP dalam meraih penghargaan ini sekaligus menjadi inspirasi bagi perusahaan lain di Indonesia untuk menempatkan ESG sebagai inti strategi bisnis. Dengan pendekatan yang konsisten, kolaboratif, dan inovatif, ASDP membuktikan bahwa bisnis berkelanjutan bukan hanya tren, melainkan fondasi penting untuk pertumbuhan jangka panjang dan dampak positif yang nyata bagi lingkungan dan masyarakat.