Sinergi IKPI Jatim Dan REI Dorong Edukasi Pajak Sektor Properti Terarah

EK
Sabtu, 28 Februari 2026
Sinergi IKPI Jatim Dan REI Dorong Edukasi Pajak Sektor Properti Terarah
Sinergi IKPI Jatim Dan REI Dorong Edukasi Pajak Sektor Properti Terarah

JAKARTA - Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) wilayah Jawa Timur resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Real Estate Indonesia (REI) guna memperkuat pemahaman perpajakan. Langkah sinergis ini diambil untuk memastikan para pengembang dan pelaku usaha di bidang properti memiliki literasi fiskal yang memadai. Zeti Arina selaku Ketua Pengurus Daerah IKPI Jawa Timur menegaskan pentingnya arah edukasi yang lebih tajam dan sistematis bagi industri perumahan.

Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk menciptakan iklim usaha yang lebih patuh pajak namun tetap kompetitif. Sektor properti yang memiliki kompleksitas aturan fiskal seringkali menghadapi tantangan dalam implementasi regulasi terbaru dari pemerintah. Oleh karena itu, kehadiran konsultan pajak yang kompeten diharapkan mampu menjembatani kesenjangan informasi antara regulator dan para pelaku usaha di lapangan.

Urgensi Kolaborasi Strategis Antara Konsultan Pajak Dan Pelaku Properti

Zeti Arina mengungkapkan bahwa sektor properti merupakan salah satu tulang punggung ekonomi yang memiliki dinamika perpajakan sangat dinamis. Kurangnya edukasi yang terarah seringkali menyebabkan terjadinya kesalahan administratif yang berujung pada sanksi denda bagi para pengembang. Sinergi antara IKPI Jatim dan REI menjadi jawaban atas kebutuhan akan pendampingan profesional yang berkelanjutan bagi para anggota asosiasi.

Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada sosialisasi aturan, tetapi juga pada pemberian solusi praktis atas kendala pajak di lapangan. Para pengusaha properti kini memiliki akses yang lebih mudah untuk berkonsultasi mengenai aspek Pajak Pertambahan Nilai (PPN) maupun Pajak Penghasilan (PPh). Fokus utama dari kolaborasi ini adalah membangun kesadaran kolektif bahwa kepatuhan pajak merupakan bagian integral dari keberlanjutan bisnis properti.

Mendorong Edukasi Perpajakan Yang Lebih Terstruktur Bagi Anggota REI

Penyampaian materi perpajakan dalam program sinergi ini dirancang sedemikian rupa agar lebih mudah dipahami oleh para praktisi bisnis. Zeti Arina menekankan bahwa metode edukasi harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik yang dihadapi oleh pengembang properti skala kecil hingga besar. Program-program pelatihan dan lokakarya akan dilaksanakan secara rutin untuk memperbarui pengetahuan anggota mengenai kebijakan fiskal nasional terbaru.

Tujuan utama dari edukasi yang terarah ini adalah meminimalisir risiko sengketa pajak yang sering menghambat arus kas perusahaan pengembang. Dengan pemahaman yang lebih baik, para anggota REI dapat menyusun perencanaan pajak yang lebih efisien dan sesuai koridor hukum. IKPI Jatim siap menerjunkan para tenaga ahli terbaiknya untuk memberikan bimbingan teknis yang mendalam bagi setiap pelaku usaha.

Optimalisasi Kontribusi Sektor Properti Terhadap Penerimaan Pajak Daerah

Peningkatan literasi pajak di kalangan pengembang properti diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap realisasi penerimaan negara. Sektor ini memiliki mata rantai bisnis yang luas sehingga kepatuhannya akan membawa efek domino pada sub-sektor ekonomi terkait lainnya. Zeti Arina meyakini bahwa dengan edukasi yang tepat, pengembang tidak lagi memandang pajak sebagai beban, melainkan sebagai kontribusi bagi pembangunan.

IKPI Jatim dan REI berkomitmen untuk terus mengawal setiap perubahan kebijakan perpajakan agar dapat diimplementasikan dengan baik oleh para pengembang. Transparansi dalam pelaporan pajak akan meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata investor maupun perbankan sebagai penyedia permodalan. Sinergi ini merupakan langkah konkret dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan sektor properti yang taat aturan.

Visi Jangka Panjang Sinergitas IKPI Jawa Timur Dan REI

Ke depannya, kerja sama antara IKPI Jatim dan REI diharapkan menjadi model percontohan bagi asosiasi profesi lainnya di Indonesia. Zeti Arina berharap kemitraan ini dapat melahirkan inovasi-inovasi baru dalam sistem pelayanan informasi perpajakan berbasis digital bagi anggota. Konsistensi dalam memberikan edukasi menjadi kunci utama untuk menjaga semangat kepatuhan pajak di tengah tantangan ekonomi global.

Kedua organisasi ini akan terus menjalin komunikasi yang intensif guna merumuskan rekomendasi kebijakan fiskal yang pro terhadap pertumbuhan properti. Aspirasi dari para pelaku usaha akan disalurkan secara profesional melalui kajian-kajian perpajakan yang disusun oleh tim ahli IKPI. Masa depan industri properti di Jawa Timur diprediksi akan semakin cerah dengan dukungan ekosistem perpajakan yang sehat dan saling menguatkan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua